Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN THE MANHATTAN MALL AND CONDOMINIUM–SUMATERA UTARA)
Pengarang
Khairunnisa P Saiful - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1104101010054
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
690
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting kaitannnya dengan pekerjaan proyek konstruksi. Kesuksesan suatu proyek salah satunya ditentukan oleh catatan historis pengelolaan pekerja di proyek, terutama seberapa sering terjadinya kecelakaan kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan suatu permasalahan yang banyak menyita perhatian berbagai organisasi saat ini karena mencakup permasalahan segi perikemanusiaan, biaya dan manfaat ekonomi, aspek hukum, pertanggung jawaban, serta citra organisasi itu sendiri. Usaha-usaha pencegahan timbulnya kecelakaan kerja perlu dilakukan sedini mungkin. Adapun tindakan yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Tanpa menerapkan SMK3 perusahaan dapat dihadapkan dengan ketidakpastian. Semakin besar suatu proyek maka SMK3 yang harus diterapkan semakin kompleks dan harus terencana dengan baik. Termasuk dalam proyek pembangunan The Manhattan Mall and Condominium yang dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahaan (Persero) Tbk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SMK3 serta mengetahui faktor yang mempengaruhi penerapan tersebut serta faktor yang paling dominan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari data yang bersumber dari pihak pelaksana proyek berupa struktur organisasi. Responden penelitian ini berjumlah 25 orang yang termasuk dalam struktur organisasi proyek. Metode penilaian penerapan SMK3 bersumber dari Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05/PRT/M 2014. Hasil penelitian yang didapat berupa persentase tingkat penerapan SMK3 yaitu komitmen dan kebijakan 89,00%, perencanaan 91,67%, pengendalian operasional 88%, pengukuran dan evaluasi 77%, dan tinjauan ulang 80%. Maka diperoleh persentase rata-rata tingkat pencapaian penerapan sebesar 85,13% yang termasuk dalam kategori tingkat pencapaian penerapan memuaskan. Adapun faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan SMK3 adalah tingginya komitmen dari manajemen puncak dan perusahaan induknya dalam melaksanakan SMK3 dengan mean score 4,640 dengan persentase sebesar 92,80% (sangat berpengaruh). Wawancara dilakukan dengan SHEO untuk mengetahui program kerja K3 yang telah diterapkan terdiri dari perencanaan, target, SHE Induction, SHE Meeting, SHE Talk, Audit SHE.
Kata kunci: proyek gedung , Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan kerja(SMK3), penerapan.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN THE MANHATTAN MALL AND CONDOMINIUM–SUMATERA UTARA) (Khairunnisa P Saiful, 2016)
FAKTOR-FAKTOR PENERAPAN LEAN CONSTRUCTION PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (Zulhelmi Andika, 2022)
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA MENGGUNAKAN ANALISIS PUSHOVER (RUDI BAHRI, 2021)
PERENCANAAN BIAYA MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BPJN (BALAI PELAKSANA JALAN NASIONAL) TAHAP III (Muhammad Ricci Akbar, 2019)
IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN RISIKO BIAYA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH (YOSI ARMIDA, 2020)