GAMBARAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN PASCA BEDAH FRAKTUR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAMBARAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN PASCA BEDAH FRAKTUR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

selvia nazar wati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101020004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nyeri adalah pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan yang aktual atau potensial. Faktur adalah patah tulang biasanya disebabkan oleh trauma atau cedera fisik. Penanganan fraktur biasanya dilakukan tindakan pembedahan. Keluhan utama yang terjadi setelah pembedahan adalah nyeri. Nyeri pasca bedah pasien kira-kira 80% mengalami nyeri sedang sampai berat. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran intensitas nyeri pada pasien pasca bedah fraktur di ruang rawat inap bedah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif, dengan desain penelitian cross sectional study. Metode pengambilan sampel non-probability sampling, dengan tehnik pengambilan sampel consesutive sampling pada 34 pasien. Alat pengumpulan data berupa kuesioner, yaitu berbentuk skala pengukuran nyeri, serta telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil valid dan reliabel (0,673 dan 0,825). Analisa data terdiri dari univariat. Hasil penelitian ini menunjukan intensitas nyeri pada pasien pasca bedah fraktur berada pada nyeri sedang (20,6 %), nyeri berat terkontrol (55,9 %), dan nyeri berat tidak terkontrol (23,5 %). Maka dapat disimpulkan bahwa intensitas nyeri pada pasien pasca bedah fraktur di ruang rawat inap bedah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, paling besar berada pada nyeri berat terkontrol (55,9 %). Peneliti mengharapkan perawat melakukan pengkajian terhadap nyeri dan intervensi yang tepat untuk mengurangi nyeri pasien.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK