STIMULUS AUDITIF PADA PEMBELAJARAN TARI DI SDLB LABUI KEC.BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STIMULUS AUDITIF PADA PEMBELAJARAN TARI DI SDLB LABUI KEC.BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH


Pengarang

RAMADHANI HUSNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106102030037

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul” stimulus auditif pada pemebelajaran tari di Sekolah Dasar Luar Biasa Labuy.” Mengangkat bagaimakah proses pembelajaran gerak dasar tari menggunakan stimulus auditif dan yang tidak menggunakan stimulus auditif serta menganalisa hasil belajar siswa di SDLB Labuy Kec Baiturrahaman Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran gerak dasar tari dengan menggunakan stimulus auditif dengan yang tidak menggunakan stimulus serta menganalisa hasil belajar gerak dasar tari dengan menggunakan stimulus auditif dan dengan yang tidak menggunakan stimulus auditif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kulitatif dan kuantitatif, dengan jenis penelitian deskriptif dan eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas v penderita tunagrahita, sedangkan yang menjadi populasi pada penelitian ini adalah pembelajaran gerak dasar tari dengan menggunakan stimulus auditif. Teknik pengumpulan data mengenai pembelajaran gerak dasar tari menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi yang diperoleh melalui hasil pengamatan dilapangan, serta menganalisa hasil belajar gerak dasar tari menggunakan instrument tes yang berupa tes praktik yang di peroleh dari rumus uji- t. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data serta verivikasi data. Proses belajar gerak dasar tari kelas eksperimen menggunakan instrumental sebagai music pengiring gerak dasar tari sedangkan pada kelas kontrol hanya menggunakan pola hitungan saja. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tes akhir kelas eksperimen 67 dan kelas control 55,5 sehingga proses pembelajaran gerak dasar tari dengan menggunakan stimulus auditif lebih baik daripada yang tidak menggunakan stimulus auditif terlihat dari hasil peningkatan akibat penerapan stimulus auditif pada pembelajaran gerak dasar tari.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK