<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18089">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP FEKUENSI SERANGAN ASMA PADA ANAK DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devi Asrianty</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serangan asma merupakan peningkatan yang terjadi secara progresif (memburuk) dari gejala-gejala yang ada seperti batuk, sesak napas, wheezing, rasa dada tertekan atau berbagai kombinasi dari gejala tersebut yang timbul. Serangan asma dapat dicegah dengan menghindari faktor pencetus. Pengetahuan ibu diperkirakan akan berperan dalam upaya pencegahan tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap frekuensi serangan asma pada anak yang berobat ke Poliklinik Anak, Ruang Rawat Inap dan IGD di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan sampel sebanyak 33 responden. Penelitian ini dilakukan secara analitik observasional dengan rancangan cross sectional, dilakukan mulai dari 10 April sampai 11 Mei 2013. Analisa data menggunakan uji Spearman. Didapatkan tingkat pengetahuan ibu, tinggi 6 responden (18,2%), sedang 25 responden (75,7%), dan rendah 2 responden (6%). Frekuensi serangan asma anak, asma episodik jarang 27 anak (81,8%) dan asma episodik sering 6 anak (18,2%). Kesimpulannya terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu terhadap frekuensi serangan asma pada anak dengan p-value = 0,012 (&lt; 0,05). Semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu, maka frekuensi serangan asma pada anak semakin jarang.&#13;
Kata kunci: Asma, frekuensi serangan asma, pengetahuan ibu</note>
 <subject authority="">
  <topic>ASTHMA - DISEASES - HUMAN PEDIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.922</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18089</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-30 21:55:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-04 09:56:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>