<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="18084">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PERKEMBANGAN BAYI YANG MENDAPAT ASI EKSKLUSIF DAN NON  EKSKLUSIF USIA 6-12 BULAN DI  PUSKESMAS KOPELMA  DARUSSALAM  BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bayi  berusia  6-12  bulan  sering  disebut  sebagai  periode  emas  yang  sangat membutuhkan  asupan  gizi  untuk  perkembangan  yang  optimal.  Zat  gizi  seperti protein,  vitamin  dan  mineral  dapat  diperoleh  bayi  melalui  Air  Susu  Ibu  (ASI) eksklusif.  Di  indonesia  cakupan  ASI  eksklusif  sebesar  21,2%,  di  Aceh  cakupan ASI  ekslusif  52,2%.  Dengan  memberikan  ASI  ekslusif  sampai  bayi  berusia  6 bulan akan menjamin tercapainya pengembangan potensi  kecerdasan anak secara optimal.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  perbandingan  antara perkembangan  bayi  usia  6-12  bulan  yang  diberi  ASI  eksklusif  dengan  bayi  yang diberi  ASI  non  eksklusif.  Penelitian  analitik  dengan  studi  cross  sectional    yang dilakukan pada 40 responden dengan metode consecutive sampling.  Penelitian ini dilakukan  pada  bulan    Desember  2012  sampai  Januari  2013  di  5  posyandu Puskesmas  Kopelma  Darussalam  Banda  Aceh.  Pemberian  ASI  ekslusif  diukur dengan menggunakan kuesioner. Perkembangan bayi diukur dengan kuesioner pra skrining  perkembangan  (KPSP).  Hasil  penelitian  80,0%  bayi  mendapatkan  ASI eksklusif dan 85,0% perkembangan bayi sesuai. Pendidikan ibu menengah sebesar 52,5%,  ibu  yang  tidak  bekerja  sebanyak  92,5%.  Dari  hasil  analisa  menggunakan uji Mann Whitney test  didapat p-value 0,000 (? ? 0,05) dengan RP = 20 (CI 2,7 – 148).Terdapat perbedaan perkembangan antara bayi yang mendapat ASI eksklusif dengan  bayi  yang  diberi  ASI  non  eksklusif.  Bayi  yang  mendapat  ASI  eksklusif perkembangannya lebih baik dari pada bayi yang diberi ASI non eksklusif.  Kata kunci: ASI eksklusif,ASI non eksklusif, Perkembangan bayi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>BREAST FEEDING - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BABY DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>613.269</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>18084</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-30 16:48:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-01-04 10:14:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>