<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17991">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA DI AREAL BEKAS HUTAN RAWA, KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAIRIL ANWAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi magister Agroekoteknologi</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Konversi lahan hutan rawa gambut untuk areal pertanian akan berpotensi terjadinya perubahan pada karakteristik dan morfologi tanah sehingga akan berpengaruh pula terhadap kesesuaian lahan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji tingkat kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman hortikultura pada areal bekas lahan hutan rawa seluas 2737,12 ha di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya (Provinsi Aceh).  Penelitian menggunakan metode deskriptif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium.  Evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman hortikultura dilakukan dengan menggunakan kriteria FAO, yaitu dengan mencocokan antara kriteria lahan dengan persyaratan tumbuh masing-masing tanaman hortikultura.  Lahan yang akan dinilai dikelompokkan ke dalam 5 (lima) satuan lahan homogen (SLH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh areal bekas hutan rawa gambut yang telah dialihfungsikan ke lahan pertanian saat ini memiliki tingkat kesesuaian lahan S3, wa (sesuai marginal) untuk beberapa tanaman hortikultura seperti nenas, melon, terong, tomat, bayam, cabai merah, mentimun, kacang panjang, dan semangka dengan faktor pembatas utama adalah curah hujan tinggi dan retensi hara, sedangkan untuk tanaman sawi dan bawang merah memiliki tingkat kesesuaian lahan N (tidak sesuai) karena curah hujan. &#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Lahan bekas rawa, karakteristik tanah, tanaman hortikultura&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>LAND USE - AGRICULTURAL SURVEYS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HORTICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17991</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-23 11:58:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-02-25 09:48:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>