Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DINAMIKA SOSIAL EKONOMI BURUH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT ASDAL PRIMA LESTARI, KOTA SUBULUSSALAM,1996-2012
Pengarang
IDAWATI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806101020012
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Dinamika, Sosial Ekonomi, Buruh Perkebunan.
Skripsi ini berjudul: Dinamika Sosial Ekonomi Buruh Perkebunan Kelapa Sawit P.T Asdal Prima Lestari, Kota Subulussalam , 1996-2012. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana perkembangan buruh perkebunan kelapa sawit Asdal Prima Lestari, kota Subulussalam 1996-2012, (2) Untuk mengetahui bagaimana tingkat kesejahtraan buruh perkebunan kelapa sawit Asdal Prima Lestari, Kota Subulussalam 1996-2012. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah sejarah kritis (Historis). Pengumpulan data di lakukankan dengan dokumentasi dan wawancara. Data yang sudah terkumpul dari sumber primer dan sumber sekunder penulis dalam redaksi data, penyajian data dan verifekasi. Hasil penelitiannya adalah : (1). Perkembangan buruh di perkebunan kelapa sawit P.T Asdal Prima Lestari, semenjak tahun 1996-2012 terus meningkat. Hal ini disebabkan karena kurangnya lapangan kerja dan ditutupnya panglong kayu. (2). Tingkat kesejahtraan buruh di lihat dari segi upah yang diterima setiap minggunya dan dapat di lihat harga kebutuhan pokok masyarakat melonjak rata-rata berkisar pada tahun 2010- 2012 harga beras Rp. 12.500/Kg jumlah Rp. 187.500/ M, sedangkan harga minyak goreng Rp. 10.500/Kg jumlah Rp. 31.500/M dapat di jumlahkan pengeluaran konsusmsi Rp. 219.000/ minggu, dengan upah yang diterima Rp. 406.000/ maka sisa upah buruh Rp. 187.000/ minggu dan kemungkinan besar mereka dapat membeli kebutuhan sekunder seperti TV, Tipe, Reskuker, dan sepeda motor. Para pekerja sebagai buruh perkebunan kelapa sawit baik buruh laki-laki maupun buruh wanita dan menurut jenis pekerjaanya. Kemudian hal ini juga tidak terlepas pada kebijakan pemerintah guna untuk mensejahterakan para pekerja/buruh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKEMBANGAN SOSIAL EKONOMI BURUH PERKEBUNAN SAWIT PT. AGRO SINERGI NUSANTARA DI GAMPONG KRUENG LUAS KECAMATAN TRUMON TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN, 1994-2013 (Lili Suriati, 2015)
EKSPANSI LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAHAN PERTANIAN DI KOTA SUBULUSSALAM, PROVINSI ACEH, INDONESIA (Adinda Stephany, 2025)
ANALISIS UPAH BURUH KELAPA SAWIT PADA PT. BUMI DAYA ABADI (BDA) DI KECAMATAN LONGKIB, KOTA SUBULUSSALAM, PROVINSI ACEH (Do`a Bersama, 2020)
SISTEM BAGI HASIL PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DAN DAMPAKNYA BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA (Ardia mardhotillah, 2025)
ANALISIS SOSIAL EKONOMI BURUH PANEN KELAPA SAWIT PADA PT NAFASINDO KABUPATEN ACEH SINGKIL (susiani, 2014)