<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17832">
 <titleInfo>
  <title>PERKEMBANGAN SANGGAR LEMPIA DI BANDA ACEH (1985-2015)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ERNAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian yang berjudul&quot;PERKEMBANGAN SANGGAR LEMPIA DI BANDA ACEH (1985-2015)&quot; ini mengangkat masalah tentang perkembangan sanggar di Banda Aceh. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sejarah berdirinya Sanggar Lempia dan kendala-kendala dalam perkembangan Sanggar Lempia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis peneliltian ialah peneitian sejarah. Cara pengumpulan data dengan  mengumpulkan  dokumen tentang perkembangan Sanggar Lempia dan wawancara dengan anggota sanggar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa awal berdirinya Sanggar Lempia pemilik sanggar mendirikan Sanggar Lempia karena memiliki jiwa seni sejak kecil. Perkembangan Sanggar Lempia mengalami kemajuan awal berdirinya anggota sanggar hanya 12 orang dan sekarang mencapai 42 orang dan telah banyak yang mengenal Sanggar Lempia baik di daerah Aceh, luar Aceh dan luar negeri. Kendala-kendala dalam perkembangan Sanggar Lempia yang pertama adanya konflik TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) pemilik sanggar dituduh mengumpulkan anak-anak muda untuk memberontak, sehingga mengakibatkan pemilik sanggar sulit untuk mengembangkan seni pada saat itu. Terjadinya peristiwa pada tahun 2004 yaitu peristiwa tsunami yang membuat sebahagian anggota dari Sanggar Lempia menghilang.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17832</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-12-03 12:20:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-03 14:29:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>