<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17784">
 <titleInfo>
  <title>PERKEMBANGAN PERMUKIMAN TRANSMIGRASI PAYA KUMER KECAMATAN TRIPE JAYA KABUPATEN GAYO LUES, 1997-2014</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ERNA SULASTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata kunci: Perkembangan, Permukiman, Transmigrasi&#13;
Penelitian yang berjudul “Perkembangan Permukiman Transmigrasi Paya Kumer Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues, 1997-2014” ini mengangkat masalah tentang perkembangan permukiman transmigrasi sejak awal datangnya warga transmigrasi hingga kini guna mengetahui bagaimana perkembangan permukiman Paya Kumer hingga 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan demografi, infrastruktur dan ekonomi permukiman transmigrasi Paya Kumer. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan pendekatan kualitatif, sedangkan pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, wawancara, observasi. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut : perkembangan demografi yang pada awal penempatan adalah sebanyak 200 KK. Dalam perkembangannya jumlah warga transmigrasi Paya Kumer terus bertambah, meski pada saat terjadi konflik di provinsi Aceh tidak menjadi alasan berkurangnya jumlah warga transmigrasi. Perkembangan infrastruktur di permukiman transmigrasi yang pada awal penempatan fasiltas umum masih sangat minim namun pada tahun 2005 warga transmigrasi mulai membangun fasilitas-fasilitas umum. Perkembangan ekonomi transmigrasi Paya Kumer pada saat awal penempatan hanya bergantung dari lahan usaha yang hanya sedikit di kelola, namun pada saat ini warga tranmigrasi telah mengelola secara maksimal lahan usaha dengan komoditi utama adalah kakao dan serei wangi dan produksinya mencapai 400 ton untuk kakao dan 1.132 untuk serei wangi.  &#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17784</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-11-30 12:19:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-16 10:08:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>