<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17720">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saifuddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banjir merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di suatu kawasan dataran rendah yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Berbagai tindakan kesiapsiagan yang dilakukan oleh masyarakat umumnya mereka peroleh dari pengalaman mereka menghadapi bencana banjir yang sering melanda mereka. Akan tetapi kesiapsiagaan yang mereka ketahui sering kali tidak berjalan maksimal dalam kondisi darurat karena perasaan/pikiran panik yang mereka alami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2015 menggunakan desain kuantitatif, terhadap&#13;
85 orang, yang berasal dari 3 gampong yaitu gampong Pasie Mesjid, Ranto Panyang Barat dan Pulo Teungoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan  masyarakat  dalam  menghadapi  bencana  banjir  adalah  kurang (65,9%), sikap responden mayoritas negatif (62,3%),  dan kurang kesiapsiagaan (38,8%). Hasil statistik uji regresi diperoleh ada pengaruh yang bermakna antara pengetahuan (p=0,001), dan sikap (p=0,003) dengan kesiapsiagaan masyarakat Kecamatan Meureubo dalam menghadapi bencana banjir. Pihak Kecamatan Meureubo dan BPBD Kabupaten Aceh Barat khususnya untuk dapat melakukan sosialisasi tentang penyuluhan bencana banjir lebih mendalam kepada masyarakat. Masyarakat diharapkan agar terus menggali pengetahuan tentang tanda terjadinya banjir, tidak menebang hutan, tidak membuang sampah ke sungai serta selalu meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir.&#13;
&#13;
Kata kunci :   pengetahuan, sikap, kesiapsiagaan, dan banjir&#13;
 &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTER - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17720</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-11-19 14:31:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-25 11:20:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>