BENTUK PENYAJIAN TARI KREASI RATOEH JAROE DI SANGGAR BUDAYA ACEH NUSANTARA (BUANA) BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

BENTUK PENYAJIAN TARI KREASI RATOEH JAROE DI SANGGAR BUDAYA ACEH NUSANTARA (BUANA) BANDA ACEH


Pengarang

Riska Gebrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006102030037

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci: bentuk penyajian, tari, Ratoeh Jaroe.
Penelitian yang berjudul “Bentuk Penyajian Tari Ratoeh Jaroe di Sanggar Budaya Aceh Nusantara (BUANA) Banda Aceh” ini mengangkat masalah bagaimanakah bentuk penyajian tari Ratoeh Jaroe. Penelitian ini bertujuan mendeskrisikan bentuk penyajian tari Ratoeh Jaroe. Sumber data dan lokasi dalam penelitian ini adalah ketua sanggar Budaya Aceh Nusantara (BUANA), koreografer atau penata tari Ratoeh Jaroe, penari tari Ratoeh Jaroe dan penata Musik tari Ratoeh Jaroe. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, display dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan tari Ratoeh Jaroe pada sanggar Budaya Aceh Nusantara (BUANA) diciptakan oleh Khairul Anwar pada tahun 2008 serta judul tarian ini diciptakan oleh Khairul Anwar pada tahun 2011. Tari Ratoeh Jaroe di tarikan oleh 11 penari wanita, dan fungsi tari Ratoeh Jaroe sebagai salah satu media dakwah yang mencerminkan kependidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakkan dan kebersamaan yang diperlihatkan melalui gerakan jari tangan penari. Tari Ratoeh Jaroe memiliki tiga puluh tiga gerakan dan lima kali pengulangan gerak. Diiringi dengan alat musik tradisional Aceh seperti seurune kale, rapai, geundrang dan darabbuka. Tata rias yang digunakan pada tarian ini adalah rias cantik, serta tata busana yang disesuaikan dengan konsep tari Ratoeh Jaroe. Tari ini dipentaskan pada pentas proscenium dan bisa dipentaskan juga pada lapangan terbuka, pada pentas inilah tari Ratoeh Jaroe akan disajikan dengan maksud agar penonton menangkap maksud karya yang ditampilkan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK