NILAI YANG TERKANDUNG DALAMRAPA’I DEBUS DI SANGGAR RAPA’I MACAM BATE KEURAJEUN DESA BATE SOEK KECAMATAN SUKA KARYA KOTA SABANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

NILAI YANG TERKANDUNG DALAMRAPA’I DEBUS DI SANGGAR RAPA’I MACAM BATE KEURAJEUN DESA BATE SOEK KECAMATAN SUKA KARYA KOTA SABANG


Pengarang

Asep Hasdiyansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806102030017

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kata kunci: Nilai, Rapa’i Debus
Skripsi berjudul “ Nilai yang terkandung dalam rapa’i debus di sanggar rapa’i macam bate keurajaeun desa batee shok kecamatan sukakarya kota sabang. Masalah penelitian ini adalah Bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam rapa’i dabus di Sanggar Rapa’i Macam Bate Keurajeun Desa Bate Soek Kecamatan Suka Karya Kota Sabang? Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam rapa’i debus di Sanggar Rapa’i Macam Bate Keurajeun Desa Bate Soek Kecamatan Suka Karya Kota Sabang? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data ketua sanggar Rapa’i Macam Batee Keurajeun, Khalifah rapa’i debus, Syech, anak syahi rapa’i debus, Pemain rapa’i debus, Kabid Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, Seniman Tradisonal Kota Sabang. Data diperoleh melalui metode (teknik) observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam rapa’i debus di sanggar Rapa’i Macam Batee Keurajeun terdiri dari nilai estetis yang diwujudkan melalui gerak tubuh para pemain, kostum yang digunakan, syair-syair yang dinyayikan, teknik pengunaan properti (senjata tajam) dan bentuk pola lantai para pemain rapa’i. Disamping itu terdapat nilai sosial masyarakat yaitu terbentuknya kesadaran, solidaritas, integralitas dan rasa kebersamaan dari seluruh lapisan masyarakat dalam proses persiapan pentunjukan dan latihan yang dilakukan. Nilai sejarah juga menjadi penting terkait dengan ekssistensi rapa’i debus yang dideskripsikan melalui syair dan sejarah sistem pewarisan dan penyebaran rapa’i debus dari generasi ke generasi. Selain itu terdapat juga nilai religius (agama Islam) yang dapat diamati dari struktur bagian penyajiannya seperti: bagian awal memberikan salam, bagian kedua berisi pujian dan keagungan Allah SWT serta seulaweut kepada nabi Muhammad saw. Selain itu terdapat juga nilai moral yang direpresentasikan melalui syair-syair yang dinyanyikan, nilai moral ini berupa nasehat-nasehat dan petuah dari para pemain dan yang terakhir mamiliki makna nilai hiburan dari bentuk penyajiannya seperti atraksi kekebalan tubuh yang dilakukan oleh khalifah dan para pemain, nyanyian yang unik dan berkarakter serta variasi pola ritme rapa’i yang dimainkan oleh para pemain.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK