Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KEUNEUNONG SEBAGAI ADAPTASI MASYARAKAT KECAMATAN PULO ACEH DALAM MENGHADAPI BENCANA HIDROMETEOROLOGI
Pengarang
Zulchaidir - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200140038
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tesis ini membahas tentang keuneunong sebagai adaptasi masyarakat Pulo Aceh dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Keuneunong adalah sistem kalender pertanian dan perikanan yang sudah digunakan secara turun temurun dengan berpedoman pada pertemuan gugusan bintang kala (Scorpio) dengan peredaran bulan dilangit. Penelitian ini mengkaji salah satu bentuk Local and Indigenous Knowledge (LINK) masyarakat Pulo Aceh dalam memprediksi perubahan cuaca atau musim dengan menggunakan perhitungan keuneunong sebagai sistem peringatan dini (early warning system) dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer (field research) dan data sekunder (library research). Hasil analisis data menunjukkan bahwa masyarakat menggunakan keuneunong sebagai pedoman mereka dalam melakukan segala aktifitas sehari-hari dalam penentuan musim tanam, panen padi, perikanan, badai, kondisi ekstrim alam lainnya dan jenis ikan yang dapat ditangkap oleh nelayan dalam waktu tertentu. Dalam melakukan adaptasi terhadap perubahan cuaca dan iklim masyarakat di kecamatan ini mengubah tata cara pertanian dan peralatan tangkap yang digunakan dalam bidang perikanan. Kurangnya minat generasi muda dalam mempelajari keuneunong mengakibatkan pengetahuan masyarakat tentang keuneunong di daerah ini semakin hilang dimana 39% responden mengetahui tentang konsep dasar keuneunong dengan baik dan 61% tidak mengetahui. 20% responden mengetahui gejala alam yang terjadi untuk setiap keunong sedangkan 80% tidak mengetahui. 44% responden mengetahui manfaat keuneunong dan 56% tidak mengetahui. Untuk itu dibutuhkan suatu strategi dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, pemerintah, lembaga adat, dan stakeholder dalam mensosialisasikan keuneunong dan menyebarkan informasi kebencanaan sesuai dengan tingkat kerawanan perlu direalisasikan dengan cepat dan meyeluruh agar tingkat risiko bencana dapat diminimalisir.
Kata kunci : Keuneunong, Bencana Hidrometeorologi, LINK.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI ETNOMATEMATIKA PENENTUAN MUSIM KEGIATAN PERTANIAN TRADISIONAL ACEH (Lestari Bunga Puspa, 2019)
KAJIAN PENGETAHUAN ASLI DAN LOKAL UTEUN PASIE DAN UTEUN BANGKA TERHADAP PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KECAMAMATAN KEPULAUAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR (Imam Munandar, 2016)
ANALISIS TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT (Saifuddin, 2015)
INVESTIGASI KEMAMPUAN SPASIAL MAHASISWA TERHADAP TOPIK BENCANA HIDROMETEOROLOGI MELALUI STORY MAP UNTUK TUGAS E-PORTOFOLIO (Rizcha Tasliya, 2024)
ADAPTASI MASYARAKAT GAMPONG LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR TERHADAP BENCANA BANJIR PASANG (IE TUARA) (Teuku Youvan, 2015)