<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17650">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERENDAMAN KUAH ASAM KEUENG TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK HEAT CURED</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuni Oktavani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nama : Yuni Oktavani&#13;
Fakultas : Kedokteran Gigi&#13;
Judul : Pengaruh Perendaman Kuah Asam Keueng Terhadap Kekasaran&#13;
Permukaan Basis Gigi Tiruan Resin Akrilik Heat Cured&#13;
Kehilangan gigi geligi dapat mengurangi estetik dan fungsi pengunyahan setiap&#13;
orang. Cara menggantikannya dapat menggunakan gigi tiruan lepasan, bahan gigi&#13;
tiruan yang banyak digunakan dalam kedokteran gigi adalah resin akrilik, resin&#13;
akrilik memiliki sifat mudah menyerap air sehingga dapat meningkatkan&#13;
kekasaran. Kekasaran permukaan resin akrilik heat cured meningkat ketika&#13;
direndam dalam pH yang lebih rendah. Kuah asam keueng merupakan salah satu&#13;
masakan aceh yang memiliki pH 2,83. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
pengaruh perendaman resin akrilik dalam kuah asam keueng terhadap kekasaran&#13;
permukaan selama 2 hari. Spesimen pada penelitian ini berjumlah 10 buah dengan&#13;
bentuk persegi panjang berukuran 65x10x3mm. Setiap spesimen direndam dalam&#13;
akuades selama 24 jam untuk menghilangkan monomer sisa. Setelah itu,&#13;
dilakukan pegukuran kekasaran awal dengan menggunakan surface roughness&#13;
tester. Selanjutnya spesimen direndam dalam kuah asam keueng selama 2 hari.&#13;
Spesimen diukur kembali menggunakan alat surface roughness tester untuk&#13;
mengetahui kekasaran akhir. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan&#13;
uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan bermakna&#13;
(p</note>
 <subject authority="">
  <topic>DENTURES</topic>
 </subject>
 <classification>617.692</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17650</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-11-13 17:58:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-19 12:13:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>