PERKEMBANGAN DAYAH DARUL IHSAN LABUHANHAJI, 1940-2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERKEMBANGAN DAYAH DARUL IHSAN LABUHANHAJI, 1940-2014


Pengarang

ZAIRIL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806101020039

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

iii
ABSTRAK
Kata Kunci : Perkembangan, Dayah Darul Ihsan.
Sesuai dengan judul yang diangkat yaitu “Perkembangan Dayah Darul
Ihsan Labuhanhaji,1940-2014” maka tujuan penelitian ini adalah (1) untuk
mengetahui latar belakang berdirinyaDayah Darul Ihsan Labuhanhaji, Kabupaten
Aceh Selatan (2) Untuk mengetahui perkembangan pendidikanDayah Darul Ihsan
Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, 1940-2014, dan (3) untuk mengetahui apa
saja yang menjadi kendala dalam perkembangan Dayah Darul Ihsan Labuhanhaji,
Kabupaten Aceh Selatan, 1940-2014. Dalam penulisan skripsi ini penulis
menggunakan metode penelitian sejarah, yang terdiri dari empatprosedur kerja yaitu,
mengumpulkan sumber, kritik sumber,Penafsiran dan Penulisan Sejarah. Dalam
pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara (interviuw), penelitian
lapangan (field research), kepustakaan (library research) dan studi dokumentasi.
Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1)Dayah Darul Ihsan
didirikan oleh Syeikh Muhammad Wali Al-Khalidi pada tahun 1940. Namun dalam
tahun berikutnya dayah dikelola oleh sahabat beliau yang bernama Zakaria Labaisati
lantaran Muhammad Wali membangun lagi Dayah Darussalam yang berada di Desa
Blang Poroh. Hingga tahun 1983 dayah ini meronjak bangkit kembali yang dipimpin
oleh anak beliau yang bernama Syeikh Amran Wali beserta tokoh-tokoh masyarakat
Desa Pawoh, (2) Sistem pendidikan yang diterapkan pada Dayah Darul Ihsan ini
ialah bernuansa salafiah, yaitu sistem kurikulum yang masih bersifat tradisional
dengan mengkaji berbagai literatur kitab Arab Melayu dan kitab gundul (kitab
kuneng tanpa baris) dan(3) kendala dalam perkembangan Dayah Darul Ihsan
terutama sekali bersumber dari kurangnya fasilitas pendidikan dan bahkan
kurangnya tenaga pengajar yang profesional juga hambatan untuk membawa Dayah
Darul Ihsan ke arah yang lebih maju.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK