Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PEMETAAN ZONASI KERENTANAN GERAKAN TANAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH
Pengarang
YUSMARDANI ARYA PUTRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200140052
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Gerakan tanah yang terjadi setelah gempa bumi tektonik di dataran tinggi Gayo tanggal 2 Juli 2013 menimbulkan korban jiwa dan menghancurkan infrastruktur bangunan. Salah satu daerah yang paling parah merasakan dampak tersebut adalah Kabupaten Aceh Tengah sehingga perlu dilakukan upaya-upaya mitigasi dan kebijakan mengenai bencana gerakan tanah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemetaan zonasi kerentanan gerakan tanah dengan metode statistik bivariat. Dalam metode ini dilakukan tumpang susun dan pembobotan antara penyebaran kejadian gerakan tanah dengan faktor-faktor penyebab gerakan tanah. Berdasarkan perhitungan nilai Area Under Curve (AUC), nilai 0,5 diambil sebagai nilai batas minimumnya. Faktor-faktor penyebab gerakan tanah yang dapat diperhitungkan sebagai faktor dominan adalah curah hujan (nilai AUC 0,941), jenis batuan (nilai AUC 0,884), kegempaan (nilai AUC 0,823), penggunaan lahan (nilai AUC 0,815), kemiringan lereng (nilai AUC 0,574) dan jarak patahan/sesar (nilai AUC 0,534). Berdasarkan nilai AUC tersebut, Peta Zonasi Kerentanan Gerakan Tanah dapat dibagi menjadi 4 zonasi dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tengah yaitu Zona kerentanan gerakan tanah sangat rendah (luas 1.402,18 km2 atau 31,48 % dari luas total daerah yang dipetakan), Zona kerentanan gerakan tanah rendah (luas 1.722,97 km2 atau 38,68 % dari luas total daerah yang dipetakan), Zona kerentanan gerakan tanah menengah (luas 995,73 km2 atau 22,36 % dari luas total daerah yang dipetakan), Zona kerentanan gerakan tanah tinggi (luas 333,16 km2 atau 7,48 % dari luas total daerah yang dipetakan).
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMETAAN POTENSI DAN APLIKASI PENDUKUNG UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA ANCAMAN GERAKAN TANAH LONGSOR DI PROVINSI SUMATERA UTARA (siswanto, 2015)
PENERAPAN METODE ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN LOCAL INTERPRETABLE MODEL-AGNOSTIC EXPLANATIONS DALAM MEMETAKAN KERENTANAN GEMPA BUMI DI ACEH (MUHAMMAD ARIB FADHILLAH, 2025)
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS ZONASI RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN TANGSE DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH (Afra Zulfira Rustam, 2025)
KONDISI FISIK LINGKUNGAN DAN KIMIA TANAH PADA ZONASI MANGROVE AREAL REHABILITASI AKIBAT TSUNAMI DAERAH PESISIR LAM NGA, ACEH BESAR (Nuraini, 2025)
PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS TINGKAT KERAWANAN LONGSOR DI KECAMATAN SUNGAI MAS DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH BARAT, PROVINSI ACEH (Melli Amanda, 2024)