<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17446">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN KONSEP DIRI ANTARA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN COTTAGE DENGAN REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN ASRAMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Misanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konsep diri merupakan salah satu faktor yang berperan penting bagi individu untuk bertindak di berbagai situasi. Konsep diri adalah pandangan terhadap diri sendiri. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pembentukan konsep diri remaja adalah keluarga. Namun, tidak semua remaja dapat merasakan kasih sayang dari orang tua dikarenakan banyak hal salah satunya adalah ekonomi, yatim atau piatu, ditelantarkan oleh orang tua yang kemudian menyebabkan remaja harus tinggal di panti asuhan. Panti asuhan di Indonesia ada dua jenis yaitu panti asuhan cottage dan panti asuhan asrama. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan konsep diri antara remaja yang tinggal di panti asuhan cottage dengan remaja yang tinggal di panti asuhan asrama. Sampel penelitian melibatkan 148 remaja panti asuhan yang terdiri dari 74 remaja yang tinggal di panti asuhan cottage dan 74 remaja yang tinggal di panti asuhan asrama, yang di pilih berdasarkan teknik purpossive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian yaitu skala konsep diri yang disusun berdasarkan teori konsep diri yang di kemukakan oleh Calhoun dan Acocella, yang di analisis dengan menggunakan independent simple t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi t =1.801 (p&gt;0.05) yang berarti bahwa tidak ada perbedaan antara konsep diri remaja yang tinggal dipanti asuhan cottage dengan remaja yang tinggal di panti asuhan asrama. Berdasarkan hasil analisa remaja yang tinggal di panti asuhan cottage dan remaja yang tinggal di panti asuhan asrama memiliki konsep diri yang positif.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17446</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-27 12:37:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-27 15:04:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>