Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
BENTUK PENYAJIAN RAPA-I PULOET GEURIMPHENG DI DESA DAYAH BAROE KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KRUENG KABUPATEN BIREUEN
Pengarang
Syarifah Nadia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1106102030061
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: Bentuk Penyajian, Rapa-i, Puloet Geurimpheng
Penelitian ini berjudul “Bentuk penyajian Rapa-i Puloet Geurimpheng di desa Dayah Baroe Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen”. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk penyajian Rapa-i Puloet Geurimpheng yang meliputi bentuk gerak, iringan, syair, pola lantai, tata busana, dan pentas Rapa-i Puloet Geurimpheng di desa Dayah Baroe Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk penyajian Rapa-i Puloet Geurimpheng di desa Dayah Baroe Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Sumber data dalam penelitian ini adalah Tgk.Hasbullah yaitu salah satu pencipta Rapa-i Puloet Geurimpheng, pelatih, penari, serta pemusik Rapa-i Puloet Geurimpheng yang ada di desa Dayah Baroe Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Pendekatan yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian ini menggunakan jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta menggunakan analisis data melalui reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil menunjukkan bahwa bentuk penyajian kesenian ini adalah koreografi kelompok yang mempunyai 6 babak yaitu, saleum aneuk syahi, saleum rakan, cakrum, tingkah, kisah, gambus/lanie. Gerakannya merupakan gerak menetap ditempat. Musik iringan yang dipakai adalah musik internal yang berasal dari suara syahi dan penari serta musik eksternal yang berasal dari suara tabuhan rapa-i dari penari dan pengiring. Syair yang digunakan berisi tentang nasehat-nasehat, mengisahkan tentang kisah sejarah masa lalu serta syair yang berupa teka teki. Pola lantai yang digunakan berbentuk lurus dengan busana yang digunakan adalah baju adat Aceh serta panggung yang digunakan berbentuk pentas arena.
Tidak Tersedia Deskripsi
DINAMIKA DAN SEMIOTIKA KESENIAN RAPA’I PULOET GEURIMPHENG DI KECAMATAN KUTA BLANG KABUPATEN BIREUEN (ALI MURSALAN, 2019)
PROFIL KEMISKINAN DI KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KREUNG KABUPATEN BIREUEN (Dessy Arianti, 2016)
PERTUNJUKAN RAPA’I GEURIMPHENG DI SANGGAR POH CAKRA LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA (Sauzan Tahira, 2024)
BENTUK PENYAJIAN RAPA’I RATEB DI SANGGAR AWAK AWAI DESA GLA MEUNASAH BARO (SEPTIAR NANDA, 2015)
EKSISTENSI JEUNGKI DI DESA KUBU KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KRUENG MATANG GLUMPANG DUA KABUPATEN BIREUEN (Desy Zuriyati, 2014)