Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH PELATIHAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER KESEHATAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI KECAMATAN DELIMA KABUPATEN PIDIE
Pengarang
NURLELA MUFIDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200180025
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Keperawatan., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.994 49
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
PENGARUH PELATIHAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN
KADER KESEHATAN TENTANG PEMERIKSAAN
PAYUDARA SENDIRI (SADARI)
DI KECAMATAN DELIMA
KABUPATEN PIDIE
Oleh:
Nurlela Mufida
NIM: 1209200180025
Komisi Pembimbing:
Dr. Drs. Mudatsir, M.Kes
Dr. Dra. Kartini Hasbalah, M.S.Apt
ABSTRAK
Model pengajaran langsung (Direct instruction) merupakan suatu pendekatan mengajar yang dapat membantu kader dalam mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh informasi yang dapat diajarkan selangkah demi selangkah secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan model pengajaran langsung terhadap pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini bersifat quasi-experimental design dengan pendekatan pre and post test control group design. Tehnik pengumpulan sampel dengan purposive sampling, sampel berjumlah 152 kader, dibagi dua kelompok, 76 kader kelompok intervensi dan 76 kader kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden yang terlibat dalam penelitian ini merupakan kader dengan usia 21-35 tahun (kelompok intervensi 67.1% dan kelompok kontrol 90.8%); berpendidikan SMA ( kelompok intervensi 53.9%, dan kelompok kontrol 55.3%). Analisis hasil penelitian menunjukkan pelatihan model pengajaran langsung berpengaruh terhadap pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan tentang SADARI di Kecamatan Delima Kabupaten Pidie (p < 0.05). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran secara langsung tentang pemeriksaan payudara sendiri sangat penting dilakukan untuk dapat mendeteksi gejala awal dari kanker payudara. Direkomendasikan agar pengambil kebijakan terkait kesehatan dapat memberdayakan kader kesehatan untuk mengajarkan model pengajaran langsung tentang SADARI pada masyarakat terutama pada wanita.
Kata Kunci: Model pengajaran langsung, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pengetahuan, keterampilan dan kader kesehatan
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN PENGETAHUAN KANKER PAYUDARA DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) (, 2015)
PENGARUH PENDIDIKAN SEBAYA TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN SISWI SMA TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI KABUPATEN ACEH SELATAN (Ira Salmiyah, 2019)
HUBUNGAN PENGETAHUAN KANKER PAYUDARA DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) (, 2023)
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PERILAKU SADARI PADA SISWI TINGKAT SMA DI KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2013 (Alhamra mustafa, 2023)
TINGKAT PENGETAHUAN PEREMPUAN USIA 20-45 TAHUN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI KECAMATAN DARUL IMARAH ACEH BESAR (Dina Noviana, 2023)