<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17367">
 <titleInfo>
  <title>INDEKS DMF-T TUNA GRAHITA DAN TUNA RUNGU DI SMPLB YPPC LABUI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ali Mahfud</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Nama		: Ali Mahfud&#13;
Program studi	: Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Fakultas	: Kedokteran Gigi&#13;
Judul	: Indeks DMF-T Tuna Grahita dan Tuna Rungu di SMPLB  &#13;
                          YPPC  Labui Kota Banda Aceh&#13;
&#13;
Karies merupakan penyakit pada jaringan keras gigi yang disebabkan oleh berbagai faktor. Penyebab utama karies adalah tempat, mikroorganisme, substrat, dan waktu. Sama halnya dengan individu normal, pemeriksaan karies perlu dilakukan pada individu yang mengalami cacat mental dan fisik. Tuna grahita dan tuna rungu memiliki masalah serius dalam hal ini karena memiliki persentase karies yang tinggi. Hal ini dikarenakan tuna grahita dan tuna rungu memiliki keterbatasan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karies pada anak tuna grahita dan tuna rungu di SMPLB YPPC Labui Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan subjek pada penelitian ini menggunakan metode total sampling, subjek pada penelitian ini sebanyak 23 orang yang terdiri dari 17 orang tuna grahita dan 6 orang tuna rungu. Penelitian ini menggunakan indeks DMF-T sebagai tolak ukur untuk mengetahui gambaran karies pada anak tuna grahita dan tuna rungu. Hasil penelitian menunjukkan indeks DMF-T anak tuna grahita yaitu 5 (termasuk kategori tinggi menurut WHO), sedangkan indeks DMF-T pada anak tuna rungu yaitu 10,03 (termasuk kategori sangat tinggi menurut WHO). Kesimpulan pada penelitian ini adalah Indeks DMF-T di SMPLB YPPC Labui Kota Banda Aceh yaitu 6,5, yang menurut WHO termasuk kategori tinggi.&#13;
&#13;
Kata kunci: tuna grahita, tuna rungu, karies, indeks DMF-T</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17367</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-22 15:17:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-04 12:20:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>