<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17316">
 <titleInfo>
  <title>STRUKTUR KOMUNITAS LAMUN DI KECAMATAN PULO ACEH, KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MURSALIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis lamun dan struktur komunitas &#13;
lamun di Kecamatan Pulo Aceh,  Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan data &#13;
penelitian dilakukan  dengan dua kali waktu pengamatan yaitu pada bulan Oktober &#13;
2014 dan bulan Januari 2015. Penelitian ini menggunakan metode survei exploratif&#13;
untuk menentukan stasiun pengamatan. Pengambilan data lamundibagi menjadi 3 &#13;
stasiun  dimana setiap stasiun terdapat 3 sub stasiun dengan 10 plot pengamatan. &#13;
Metode  yang digunakan untuk mengambil data padang lamun yaitu metode transek&#13;
garis singgung  (PIT) 200 m dan teknik sampling kuadrat (1 m&#13;
2&#13;
) dengan penyusunan &#13;
Transek dibentangkan sejajar garis pantai dan jarak satu substasiun ke substasiun &#13;
lainnya 50 meter serta  jarak satu transek kuadrat dengan transek kuadrat berikut 20 &#13;
meter. Hasil penelitian ditemukan  2 famili lamun yang terdiri dari 3 jenis lamun, &#13;
yaitu:  Thalassia hemprichii, Syringodium isoetifolium,  dan  Halophillaovalis.  Pada &#13;
stasiun I terbentuk Padang lamun  heterospesifik, sedangkan stasiun II dan III &#13;
terbentuk padang lamun yang  monospesifik.  Persentase penutupan tertinggi terdapat &#13;
pada stasiun I sub 1 dengan total rata-rata total penutupan 66,74%, Penutupan &#13;
terendah terdapat pada stasiun II sub 1 dengan to tal rata-rata penutupan 1,70%. &#13;
Untuk kerapatan jenis lamun tertinggi ditemukan pada stasiun I sub 3 dengan total &#13;
rata-rata sebanyak 657,6 tegakan/m&#13;
2&#13;
, kerapatan terendah ditemukan pada stasiun II &#13;
sub 3 dengan total rata-rata kerapatannya hanya mencapai  48,6  tegakan/m&#13;
2&#13;
.  Indeks &#13;
biologis yang digunakan untuk mengetahui struktur komunitas lamun yaitu &#13;
keanekaragaman jenis, keseragaman jenis, dan dominansi jenis.   Struktur komunitas &#13;
lamun selama penelitian yaitu diperoleh nilai indeks keanekaragaman ( H’) berkisar 0&#13;
–  0,97, indeks keseragaman (E) berkisar 0–  0,59  dan indeks dominansi (D) berkisar &#13;
0,52 – 1.&#13;
Kata kunci:  struktur komunitas, lamun, Pulo Aceh.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SEAWEEDS</topic>
 </subject>
 <classification>579.88</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17316</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-21 15:31:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-11 11:32:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>