<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17276">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KEKASARAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT SETELAH PENYIKATAN DENGAN PASTA  GIGI DETERGEN DAN NON DETERGEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARAFINA RAMAZANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nama  : Syarafina Ramazani&#13;
Program Studi  : Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Fakultas  : Kedokteran Gigi&#13;
Judul  : Studi  Kekasaran Permukaan Glass Ionomer Cement  Setelah&#13;
Penyikatan dengan Pasta Gigi Detergen dan Non Detergen&#13;
Pasta gigi merupakan bahan yang digunakan bersama sikat gigi untuk membersihkan &#13;
seluruh permukaan gigi.  Penggunaan pasta gigi dapat meningkatkan kekasaran &#13;
permukaan restorasi, salah satu restorasi yang sering digunakan adalah GIC. Pasta &#13;
gigi yang beredar di pasaran tersedia pasta gigi detergen dan non detergen.  Pasta gigi &#13;
dapat meningkatkan kekasaran permukaan.  Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui &#13;
pengaruh penyikatan gigi menggunakan pasta gigi detergen dan non detergen &#13;
terhadap  kekasaran permukaan  GIC.  Spesimen berjumlah 20 buah  dengan ukuran &#13;
diameter 10 mm dan tebal  2 mm dibagi menjadi 2  (n=10)  kelompok, kelompok &#13;
pertama  penyikatan dengan pasta gigi detergen dan kelompok kedua penyikatan&#13;
dengan pasta gigi non detergen.  Kekasaran permukaan diukur menggunakan  Surface &#13;
Roughness Tester.  Data dianalisis dengan  uji t  berpasangan  dan uji t tidak &#13;
berpasangan. Dari hasil analisis statistik uji t berpasangan diperoleh adanya &#13;
perbedaan kekasaran permukaan sebelum dan sesudah penyikatan gigi pada tiap &#13;
kelompok  (p0,05).  Kesimpulan dari &#13;
penelitian ini  terdapat peningkatan kekasaran permukaan   setelah penyikatan&#13;
menggunakan pasta gigi detergen dan non detergen. Namun, tidak ada perbedaan &#13;
kekasaran permukaan setelah penyikatan antara detergen dan non detergen.&#13;
Kata kunci : Glass Ionomer Cement (GIC), kekasaran permukaan, penyikatan, pasta &#13;
gigi detergen, pasta gigi non detergen</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17276</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-21 11:06:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-21 11:35:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>