RANCANG BANGUN GEROBAK SORONG BERMESIN SEBAGAI PENGANGKUT TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

RANCANG BANGUN GEROBAK SORONG BERMESIN SEBAGAI PENGANGKUT TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT


Pengarang

Muntaha Fikri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805106010056

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kegiatan Pemanenan merupakan salah satu kegiatan penting dalam proses produksi minyak kelapa sawit. Kegiatan pemanenan terdiri dari pemotongan Tandan Buah Segar (TBS), pengumpulan, dan pengangkutan. Kegiatan pengangkutan pada proses pengumpulan TBS masih menggunakan alat bantu sederhana, yaitu berupa gerobak sorong atau angkongang didorong oleh manusia. Kegiatan pengumpulan TBS ini merupakan salah satu pekerjaan yang berat dan membutuhkan tenaga manusia yang besar. Tujuan penelitian ini adalah mendesain alat pengangkut TBS dari pohon ke pengumpul.
Penelitian ini diawali dengan desain bantuan software CAD. Penambahan engine diharapkan akan meningkatkan kapasitas angkut dari gerobak tersebut dan mengurang kelelahan kerja pengangkut TBS. Hasil desain gerobak bermesin adalah menggunakan motor bakar 3 HP 1 Silinder 4tak. Bagian fungsional yang mendukung fungsi utama adalah rangka, bak penampung, tachometer,tuas rem, tuas penyambung dan pemutus daya, disk brake, bantalan duduk, differential/garden, roda, motor penggerak, dan sistem transmisi.
Hasil analisis dan perhitungan maka ditentukan titik berat rangka yaitu 67,4 cm dari posisi depan gerobak, penggunaan motor penggerak 3 hp 4tak, menggunakan dua sistem transmisi yaitu transmisi pulley dengan menggunakan dua v-belt dan 4 pully sehingga pereduksian 1:7,36 dan transmisi gearbox dengan reduksi 1:4,4. Dari hasil desain maka ditentukan kecepatan maju angkong tanpa beban yaitu 6,9 km/jam dan pada saat diberi beban 160 kg adalah 3,18 km/jam.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK