ANALISIS DINAMIKA ALBEDO DAN SUHU PERMUKAAN LAHAN (LST) UNTUK PENENTUAN INDEKS KESESUAIAN LAHAN GARAM BERBASIS SATELIT LANDSAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS DINAMIKA ALBEDO DAN SUHU PERMUKAAN LAHAN (LST) UNTUK PENENTUAN INDEKS KESESUAIAN LAHAN GARAM BERBASIS SATELIT LANDSAT


Pengarang

Muhammad Luthfi Baihaqi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Gunawati - 197309032000122001 - Dosen Pembimbing I
Saumi Syahreza - 197609172005011002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1908102010048

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Fisika., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengestimasi nilai Albedo permukaan dan Land Surface Temperature (LST) dari data satelit Landsat 8 Collection 2 Level-2 periode 2020–2024 (musim kemarau April–September), serta menentukan klasifikasi Indeks Kesesuaian Lahan Garam (IKLG) di Kecamatan Baitussalam dan Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar. Metode pengolahan data menggunakan ekstraksi parameter termodinamika permukaan, klasifikasi skoring, dan integrasi Weighted Overlay dengan pembobotan seimbang (50% LST dan 50% Albedo). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata LST di Kecamatan Baitussalam sebesar 22,38 °C (15,82–28,95 °C) dan Kecamatan Lhoong sebesar 19,71 °C (12,67–26,75 °C). Nilai rata-rata Albedo permukaan tercatat sebesar 0,21 (0,025–0,41) di Baitussalam dan 0,18 (0,006–0,37) di Lhoong. Berdasarkan pemodelan IKLG, Kecamatan Baitussalam terbagi menjadi tiga kelas kesesuaian: Cukup Sesuai (S2) di sekitar Gampong Lam Ujong dan Labuy; Sangat Dominan Cukup/Sesuai Bersyarat (S3) yang mendominasi kawasan pesisir (Kajhu, Cadek, Baet, Blang Krueng, Cot Paya); serta Tidak Sesuai (N) pada kawasan padat permukiman (Klieng Meuria, Lam Asan, Lampineung). Sementara itu, Kecamatan Lhoong terbagi menjadi dua kelas kesesuaian: Sesuai Bersyarat (S3) berupa koridor linear sempit di sepanjang pesisir pantai dan dataran rendah sungai (Meunasah Lhok, Pudeng, Pasi, Glee Bruek); serta Tidak Sesuai (N) yang mendominasi secara masif di wilayah pedalaman bervegetasi rapat dan perbukitan terjal. Kesimpulannya, Kecamatan Baitussalam memiliki potensi fisik termodinamika yang lebih variatif dan prospektif untuk pengembangan lahan garam dibandingkan Kecamatan Lhoong.

Kata Kunci: Albedo Permukaan, Land Surface Temperature (LST), Indeks Kesesuaian Lahan Garam (IKLG), Landsat 8, Kecamatan Baitussalam, Kecamatan Lhoong.

This study aims to estimate Surface Albedo and Land Surface Temperature (LST) values from Landsat 8 Collection 2 Level-2 satellite data for the 2020–2024 period (dry season, April–September), and determine the Salt-Producing Land Suitability Index (IKLG) classification in Baitussalam and Lhoong Sub-districts, Aceh Besar Regency. The methodology involves surface thermodynamic parameter extraction, scoring classification, and Weighted Overlay integration with equal weighting (50% LST and 50% Albedo). The results revealed an average LST of 22.38 °C (15.82–28.95 °C) in Baitussalam Sub-district and 19.71 °C (12.67–26.75 °C) in Lhoong Sub-district. Mean Surface Albedo values were recorded at 0.21 (0.025–0.41) in Baitussalam and 0.18 (0.006–0.37) in Lhoong. Based on IKLG modeling, Baitussalam Sub-district is categorized into three suitability classes: Moderately Suitable (S2) around Lam Ujong and Labuy Villages; Conditionally Suitable (S3) dominating the coastal landscape (Kajhu, Cadek, Baet, Blang Krueng, Cot Paya); and Unsuitable (N) in densely built-up settlement areas (Klieng Meuria, Lam Asan, Lampineung). Conversely, Lhoong Sub-district is divided into two classes: Conditionally Suitable (S3) forming narrow linear corridors along coastal plains and river valleys (Meunasah Lhok, Pudeng, Pasi, Glee Bruek); and Unsuitable (N) massively dominating dense inland forests and steep hills. In conclusion, Baitussalam Sub-district exhibits a more varied and prospective thermodynamic physical potential for salt pond development compared to Lhoong Sub-district. Keywords: Surface Albedo, Land Surface Temperature (LST), Salt-Producing Land Suitability Index (IKLG), Landsat 8, Baitussalam Sub-district, Lhoong Sub-district.

Citation



    SERVICES DESK