Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KEBIJAKAN PENGGUNAAN LAHAN FASILITAS UMUM TERTENTU TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
MUHAMMAD RAFI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
T. Zulham - 196002121989031003 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Abrar - 197708022005011004 - Dosen Pembimbing II
Cut Risya Varlitya - 198404262015042002 - Penguji
wisnu satria - - - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2001101010092
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Pembangunan., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
333.77
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan penggunaan lahan fasilitas umum tertentu terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 60 responden PKL yang beraktivitas di kawasan Blang Padang, Masjid Raya Baiturrahman, dan Peunayong. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap kebijakan penggunaan lahan fasilitas umum maupun pendapatan PKL sama-sama berada pada kategori sedang. Aspek sosialisasi kebijakan dinilai masih lemah, implementasi kebijakan belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan PKL, dan dampak kebijakan yang dirasakan pedagang belum banyak diimbangi dengan kompensasi atau program pemberdayaan. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kebijakan penggunaan lahan fasilitas umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan PKL, dengan kemampuan model yang tergolong tinggi dalam menjelaskan variasi pendapatan PKL, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan penataan ruang publik memiliki peran penting, namun belum sepenuhnya optimal dalam menjaga keseimbangan antara ketertiban kota dan keberlangsungan ekonomi sektor informal. Oleh karena itu, pemerintah daerah disarankan untuk meningkatkan sosialisasi, memperkuat program pemberdayaan, serta memastikan ketersediaan lokasi usaha yang strategis bagi PKL guna mendukung peningkatan kesejahteraan mereka.
This study aims to analyse the influence of land-use policies for specific public facilities on the income of street vendors in the city of Banda Aceh. The study employs a quantitative approach using a survey method, involving the distribution of questionnaires to 60 street vendor respondents operating in the Blang Padang, Baiturrahman Grand Mosque, and Peunayong areas. The sampling technique employed purposive sampling, whilst data analysis was conducted using descriptive analysis and simple linear regression analysis with the aid of SPSS software. The descriptive results indicate that respondents' perceptions of both the public facility land-use policy and street vendors' income fall within the moderate category. Policy dissemination was rated weak, policy implementation was perceived as not yet fully favouring vendors' interests, and the impact of the policy was not sufficiently accompanied by compensation or empowerment programmes. The simple linear regression analysis indicates that the land-use policy has a positive and significant effect on street vendors' income, with the model showing a high capacity to explain the variation in street vendors' income, while the remainder is explained by factors outside the model. These findings indicate that public space planning policy plays an important role, though it has not yet been fully optimal in maintaining a balance between urban order and the economic sustainability of the informal sector. Therefore, local authorities are advised to enhance public awareness campaigns, strengthen empowerment programmes, and ensure the availability of strategic business locations for street vendors to support improvements in their welfare.
PENGARUH KEBIJAKAN PENGGUNAAN LAHAN FASILITAS UMUM TERTENTU TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BANDA ACEH (MUHAMMAD RAFI, 2026)
KONDISI SOSIAL EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA ILEGAL DI BANDA ACEH (Cildina mutiara, 2015)
TINGKAT PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN KOTA BARU KECAMATAN KUTA ALAM (Mila Puspita, 2021)
PENGARUH PENDAPATAN TERHADAP KONSUMSI PEDAGANG KAKI LIMA PASCA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PEDAGANG BAJU DI PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH) (Jhony Syafwandhinata, 2021)
ANALISIS KESEJAHTERAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA SIGLI KABUPATEN PIDIE (RIZKI SAPUTRA, 2019)