DETERMINAN PERMINTAAN PERUMAHAN DI KAWASAN PERI-URBAN KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DETERMINAN PERMINTAAN PERUMAHAN DI KAWASAN PERI-URBAN KOTA BANDA ACEH


Pengarang

SITI SAROAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Abd. Jamal - 196612312000031003 - Dosen Pembimbing I
Cut Risya Varlitya - 198404262015042002 - Dosen Pembimbing II
T. Zulham - 196002121989031003 - Penguji
Muhammad Nasir - 197411112003121002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2201101010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Pembangunan., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

333.33

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh migrasi penduduk, pertumbuhan ekonomi kota, dan tingkat kesempatan kerja terhadap permintaan perumahan di kawasan peri-urban Kota Banda Aceh, mencakup Kecamatan Ingin Jaya, Krueng Barona Jaya, dan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian menggunakan pendekatan mix method, dengan kuantitatif (deskriptif dan regresi logistik biner) sebagai metode utama dan kualitatif deskriptif sebagai pendukung. Data primer diperoleh melalui kuesioner terhadap 98 responden dengan teknik purposive sam-pling, serta wawancara terhadap aparat desa. Data sekunder bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh, dan Kabupaten Aceh Be-sar. Hasil analisis deskriptif menunjukkan ketiga variabel independen memiliki keterkaitan tinggi terhadap permintaan perumahan, dengan rerata migrasi penduduk 0,74, pertumbuhan ekonomi kota 0,92, dan tingkat kesempatan kerja 0,95. Hasil regresi logistik biner menunjukkan model layak (Hosmer and Leme-show: Sig. = 0,624) dengan Nagelkerke R Square 0,148. Secara parsial, hanya tingkat kesempatan kerja yang berpengaruh signifikan terhadap permintaan pe-rumahan (Wald = 3,986; Sig. = 0,046; Exp(B) = 4,955), sedangkan migrasi penduduk dan pertumbuhan ekonomi kota tidak signifikan secara statistik. Temuan wawancara memperkuat hasil kuesioner, di mana alih fungsi lahan per-tanian menjadi kavling perumahan terjadi secara konsisten akibat derasnya migrasi pendatang. Hasil ini sejalan dengan teori spatial equilibrium dan bid-rent, yang menjelaskan pergeseran permintaan hunian ke wilayah pinggiran kota akibat trade-off antara biaya, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar perumusan kebijakan tata ruang dan perumahan yang lebih adaptif terhadap dinamika urbanisasi di Banda Aceh.

This study aims to analyze the influence of population migration, urban economic growth, and employment opportunities on housing demand in the peri-urban areas of Banda Aceh City specifically the Ingin Jaya, Krueng Barona Jaya, and Baitus-salam districts in Aceh Besar Regency. A mixed-methods approach was employed, utilizing quantitative methods (descriptive analysis and binary logistic regression) as the primary approach and descriptive qualitative analysis as a supporting meth-od. Primary data were collected through questionnaires administered to 98 re-spondents selected via purposive sampling, as well as interviews with village offi-cials. Secondary data were obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Aceh Province, Banda Aceh City, and Aceh Besar Regency. Descriptive analysis results indicate that all three independent variables are strongly associated with housing demand, with mean scores of 0.74 for population migration, 0.92 for ur-ban economic growth, and 0.95 for employment opportunities. Binary logistic re-gression results show a valid model (Hosmer and Lemeshow: Sig. = 0.624) with a Nagelkerke R-Square of 0.148. Individually, only the level of employment opportu-nities significantly influenced housing demand (Wald = 3.986; Sig. = 0.046; Exp(B) = 4.955), whereas population migration and urban economic growth were not statistically significant.Interview findings corroborate the questionnaire results, revealing a consistent conversion of agricultural land into residential plots driven by the high influx of migrants. These results align with spatial equilibrium and bid-rent theories, which explain the shift in housing demand toward suburban areas resulting from trade-offs between cost, accessibility, and environmental quality. This study is expected to serve as a basis for formulating spatial planning and hous-ing policies that are more adaptive to the dynamics of urbanization in Banda Aceh..

Citation



    SERVICES DESK