POLA PERILAKU RESIDIVIS NARKOBA DI GAMPONG KUTA BARAT KOTA SABANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLA PERILAKU RESIDIVIS NARKOBA DI GAMPONG KUTA BARAT KOTA SABANG


Pengarang

Amanda Utari - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2010101010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

362.29

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Studi ini membahas tentang pola perilaku residivis narkoba di Gampong Kuta Barat Kota Sabang. Penyimpangan perilaku pengguna narkoba di Kota Sabang dengan fokus pada kasus residivis narkoba di Gampong Kuta Barat. Permasalahan utama yang dikaji adalah faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menjadi pengguna narkoba serta proses dan kondisi sosial yang mendorong residivis kembali terjerat dalam penyalahgunaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research), di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengguna, residivis, keluarga, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang menjadi pengguna narkoba karena tekanan ekonomi, pengaruh teman sebaya, lemahnya pengawasan keluarga, dan lingkungan sosial yang permisif. Sementara itu, residivis kembali menggunakan narkoba karena kesulitan memperoleh pekerjaan layak setelah keluar dari tahanan, hilangnya dukungan keluarga dan ikatan sosial, serta adanya stigma negatif dari masyarakat. Dalam teori ketegangan umum (General Strain Theory) Robert Agnew menjelaskan bahwa kegagalan mencapai tujuan positif, hilangnya stimulus positif, dan munculnya stimulus negatif menimbulkan emosi negatif seperti frustrasi, marah, dan putus asa, yang kemudian mendorong individu memilih narkoba sebagai pelarian. Dengan demikian, penyalahgunaan narkoba di Kota Sabang dapat dipahami sebagai respons terhadap tekanan sosial dan psikologis yang tidak mampu diatasi dengan cara-cara adaptif

This study discusses deviant drug user behavior in Sabang City with a focus on drug recidivism cases in Gampong Kuta Barat. The main problems studied are the factors that cause someone to become a drug user as well as the social processes and conditions that encourage recidivists to become entangled in drug abuse again. This research uses a descriptive qualitative approach with the type of field research, where data is obtained through interviews, observation and documentation of users, recidivists, families and the surrounding community. The research results show that someone becomes a drug user due to economic pressure, peer influence, weak family supervision, and a permissive social environment. Meanwhile, recidivists return to using drugs because of difficulties in obtaining decent work after leaving prison, loss of family support and social ties, and negative stigma from society. In General Strain Theory, Robert Agnew explains that failure to achieve positive goals, the loss of positive stimuli, and the emergence of negative stimuli give rise to negative emotions such as frustration, anger, and despair, which then encourage individuals to choose drugs as an escape. Thus, drug abuse in Sabang City can be understood as a response to social and psychological pressure that cannot be overcome with adaptive method.

Citation



    SERVICES DESK