Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS POLA PERGERAKAN DAN PEMILIHAN MODA MAHASISWA MENUJU KAMPUS UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Pengarang
GHAZY ALIF SUFIANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
irin Caisarina - 197605182005012002 - irincaisarina@usk.ac.id - - - Dosen Pembimbing I
Siti Zahrina Fakhrana - 199505132024062001 - fakhrana@usk.ac.id - - - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2104110010018
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pergerakan mahasiswa sebagai bagian dari sistem transportasi perkotaan dipengaruhi oleh distribusi spasial tempat tinggal, aksesibilitas, serta ketersediaan jaringan transportasi menuju pusat aktivitas pendidikan. Universitas Syiah Kuala sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Kota Banda Aceh menghasilkan bangkitan perjalanan harian yang cukup tinggi sehingga memengaruhi kondisi transportasi di kawasan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pergerakan mahasiswa menuju Kampus Universitas Syiah Kuala serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei Origin–Destination (OD) terhadap 208 mahasiswa aktif Universitas Syiah Kuala yang melakukan perjalanan ke kampus minimal tiga kali dalam seminggu. Analisis dilakukan menggunakan Matriks Asal–Tujuan (MAT) untuk mengetahui distribusi pergerakan berdasarkan kecamatan asal, Desire Line Mapping untuk memvisualisasikan pola pergerakan secara spasial, serta analisis overlay berbasis Geographic Information System (GIS) untuk mengkaji keterkaitan pola pergerakan dengan jaringan transportasi eksisting, khususnya layanan Trans Koetaradja. Analisis pemilihan moda dilakukan secara deskriptif berdasarkan faktor waktu tempuh dan biaya perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pergerakan mahasiswa menuju Kampus Universitas Syiah Kuala bersifat monosentris (monocentric) dengan kampus sebagai pusat tarikan utama perjalanan. Pergerakan terbesar berasal dari Kecamatan Syiah Kuala, Darussalam, dan Baitussalam yang memiliki tingkat aksesibilitas lebih tinggi menuju kampus. Visualisasi Desire Line Mapping menunjukkan konsentrasi arus pergerakan yang dominan melalui koridor Jalan Teuku Nyak Arief. Hasil analisis overlay menunjukkan bahwa sebagian besar pola pergerakan telah terlayani oleh koridor Trans Koetaradja, namun masih terdapat wilayah asal mahasiswa yang belum terjangkau secara optimal sehingga pemanfaatan angkutan umum relatif rendah. Dari sisi pemilihan moda, kendaraan pribadi roda dua merupakan moda yang paling dominan dengan persentase sebesar 81,73%, sedangkan penggunaan angkutan umum hanya mencapai 2,88%. Faktor waktu tempuh dan biaya perjalanan menjadi pertimbangan utama mahasiswa dalam memilih moda transportasi, karena kendaraan pribadi dinilai lebih efisien, fleksibel, dan mampu memberikan kemudahan perjalanan dibandingkan angkutan umum yang masih memiliki keterbatasan jangkauan dan keandalan layanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap pola pergerakan mahasiswa dan karakteristik pemilihan moda transportasi dapat menjadi dasar dalam perencanaan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, khususnya untuk meningkatkan efektivitas pelayanan angkutan umum di kawasan Kampus Universitas Syiah Kuala dan Kota Banda Aceh.
Kata kunci: pola pergerakan, mahasiswa, matriks asal-tujuan, desire line mapping, pemilihan moda, Trans Koetaradja, Universitas Syiah Kuala.
Student mobility, as part of the urban transportation system, is influenced by the spatial distribution of residential locations, accessibility, and the availability of transportation networks connecting to educational activity centers. As one of the major higher education institutions in Banda Aceh, Syiah Kuala University generates a substantial volume of daily trips, thereby affecting transportation conditions in the surrounding area. This study aims to analyze the movement patterns of students traveling to Syiah Kuala University and to identify the factors influencing their transportation mode choice. This study employed a quantitative approach using an Origin–Destination (OD) survey involving 208 active students of Syiah Kuala University who travel to campus at least three times per week. The analysis was conducted using an Origin–Destination Matrix (ODM) to determine the distribution of movements based on students' districts of origin, Desire Line Mapping to visualize spatial movement patterns, and Geographic Information System (GIS)-based overlay analysis to examine the relationship between movement patterns and the existing transportation network, particularly the Trans Koetaradja service. The analysis of transportation mode choice was carried out descriptively, focusing on travel time and travel cost factors. The results indicate that student movement patterns toward Syiah Kuala University are monocentric, with the campus serving as the primary trip attraction. The highest number of trips originated from the districts of Syiah Kuala, Darussalam, and Baitussalam, which have relatively higher accessibility to the campus. The Desire Line Mapping visualization reveals that movement flows are highly concentrated along Teuku Nyak Arief Road. The overlay analysis shows that most student movement patterns are served by the Trans Koetaradja corridors. However, several residential areas remain inadequately covered, resulting in a relatively low level of public transportation utilization. In terms of mode choice, private motorcycles are the dominant mode of transportation, accounting for 81.73% of student trips, while public transportation accounts for only 2.88%. Travel time and travel cost are the primary considerations influencing transportation mode choice, as private vehicles are perceived to be more efficient, flexible, and convenient than public transportation, which still has limitations in terms of service coverage and reliability.This study demonstrates that understanding student movement patterns and transportation mode choice characteristics can provide a basis for developing a more integrated transportation system, particularly to improve the effectiveness of public transportation services within the Syiah Kuala University area and the City of Banda Aceh. Keywords: movement patterns, students, origin–destination matrix, desire line mapping, mode choice, Trans Koetaradja, Syiah Kuala University.
ANALISIS PEMILIHAN MODA DALAM KAMPUS USK MENGGUNAKAN METODE DISCRETE CHOICE MODEL (HARIFUDDIN AKMAL, 2025)
ANALISIS PEMILIHAN MODA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA MENGGUNAKAN METODE LOGIT BINOMIAL (Teuku Mustaqim Wahas, 2014)
ANALISIS PEMILIHAN MODA MENUJU KAMPUS MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA) (Arif Fadlillah, 2024)
ANALISIS PEMILIHAN MODA MENUJU TERMINAL
BATOH KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (jelita yanti, 2013)
ANALISIS PEMILIHAN MODA MENUJU UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANTARA TRANS CAMPUS DAN OJEK ONLINE MENGGUNAKAN DISCRETE CHOICE MODEL (NAJMIYUL KAMAL, 2026)