Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI PENYEDIAAN PELAYANAN PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
CUT RISKINA PUTRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Dahlawi - 196201011985031019 - Dosen Pembimbing I
Alfi Rahman - 197712022018041101 - Penguji
Wais Alqarni - 199204262019031019 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2010104010119
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
353.539
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan dalam penyediaan
elayanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Banda Aceh,
seperti belum meratanya tenaga pendidik berkualifikasi Pendidikan Luar Biasa
(PLB), keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan daya tampung sekolah,
serta kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai layanan pendidikan bagi
ABK. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penyediaan pelayanan
pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Banda Aceh, mengetahui
hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan
tersebut. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn
yang terdiri atas enam indikator, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan,
pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Metode penelitian yang digunakan adalah
penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian
terdiri atas Kepala dan Kepala UPTD I Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Sekolah
SLB Negeri Kota Banda Aceh, Kepala Sekolah SLB-CD YPAC, Kepala Sekolah
SLB The Nanny Children Center (TNCC), serta tiga orang tua peserta didik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penyediaan pelayanan pendidikan bagi Anak
Berkebutuhan Khusus di Kota Banda Aceh telah terlaksana dengan cukup baik.
Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat keterbatasan jumlah
guru PLB, belum meratanya sarana dan prasarana pendidikan, belum tersedianya
beasiswa khusus bagi ABK, keterbatasan daya tampung SLB Negeri, serta
rendahnya pemahaman masyarakat akibat kurangnya sosialisasi. Upaya yang
dilakukan Pemerintah meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan,
penyediaan sarana dan prasarana secara bertahap, penempatan tenaga pendidik,
serta peningkatan koordinasi dengan sekolah guna mendukung keberlangsungan
pelayanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus.
Kata Kunci: Layanan Pendidikan, Anak Berkebutuhan Khusus, William N. Dunn.
ABSTRACT This research was motivated by the existing problems in the provision of educational services for Children with Special Needs (CSN) in Banda Aceh City, including the unequal distribution of teachers with Special Education qualifications, limited educational facilities and infrastructure, limited school capacity, and the lack of public awareness regarding educational services for children with special needs. This study aims to evaluate educational services for Children with Special Needs in Banda Aceh City, identify the obstacles encountered, and examine the efforts undertaken to overcome those obstacles. This study employs William N. Dunn’s policy evaluation theory, which consists of six indicators: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research informants consisted of the Head and Head of UPTD I of the Aceh Education Office, the principals of SLB Negeri Banda Aceh, SLB-CD YPAC, SLB The Nanny Children Center (TNCC), and three parents of students. The findings indicate that the Government’s educational services for Children with Special Needs in Banda Aceh City has been implemented fairly well. However, its implementation has not been optimal due to the limited number of Special Education teachers, unequal distribution of educational facilities and infrastructure, the absence of special scholarships for children with special needs, limited capacity of public special schools, and the low level of public awareness caused by inadequate dissemination of information. The Government’s efforts include improving teachers’ competencies through training, gradually providing educational facilities and infrastructure, assigning teaching personnel, and strengthening coordination with schools to support the sustainability of educational services for Children with Special Needs. Keywords: Educational Services, Children with Special Needs, William N. Dunn.
PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK FKIP UNSYIAH BANDA ACEH (SRI WAHYUNI, 2019)
PENDETEKSI KONDISI TANTRUM ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DENGAN SENSOR SUHU MLX90614 DAN MODUL GPS BERBASIS IOT (Halvi Tiana Rousa, 2022)
KESIAPAN GURU KELAS DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD NEGERI 1 KOTA BANDA ACEH (RAFIDATUL CHAIRIDA, 2020)
GAMBARAN PENYESUAIAN DIRI ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI BANDA ACEH TAHUN 2011 (Rizki Andriani, 2022)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI BANDA ACEH (Musliza Kamalia, 2024)