PEMBUATAN BUSANA ETNIK CASUAL 3 IN 1 UNTUKRNDAILY WEAR DENGAN TEKNIK APPLIQUE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMBUATAN BUSANA ETNIK CASUAL 3 IN 1 UNTUKRNDAILY WEAR DENGAN TEKNIK APPLIQUE


Pengarang

VIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Novita - 198011092006042001 - Dosen Pembimbing I
Rosmala Dewi - 196410161989032002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2206104010008

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP / Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan tren fesyen yang sangat pesat telah mendorong peningkatan konsumsi pakaian, sehingga memperpendek masa pakai busana dan berpotensi menambah volume limbah tekstil. Di sisi lain, busana etnik masih kerap dipersepsikan sebagai busana formal sehingga penggunaannya dalam aktivitas sehari-hari relatif terbatas. Oleh karena itu, diperlukan modifikasi desain busana yang mampu mengintegrasikan nilai budaya, estetika, fungsionalitas dan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain busana etnik kasual 3 in 1 untuk daily wear dengan teknik applique, menghasilkan busana etnik kasual 3 in 1 yang praktis, multifungsi dan berkelanjutan serta mengetahui tanggapan informan terhadap busana yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksperimen terapan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi kepustakaan dan eksperimen terapan. Subjek penelitian terdiri atas lima informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu satu orang desainer fesyen, satu orang akademisi dan tiga orang mahasiswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa busana etnik kasual 3 in 1 berhasil dirancang dengan memadukan kain tenun sebagai identitas budaya, konsep busana multifungsi serta penerapan teknik applique sebagai elemen dekoratif. Busana yang dihasilkan mampu menghadirkan tiga variasi tampilan dalam satu produk sehingga lebih praktis, fleksibe dan efisien untuk digunakan. Penerapan teknik applique juga berhasil meningkatkan nilai estetika, tekstur, dan karakter visual, sekaligus memperkuat identitas desain tanpa mengurangi kenyamanan pemakaian. Berdasarkan hasil wawancara, seluruh informan memberikan tanggapan positif terhadap desain, pemilihan warna, penggunaan kain tenun, konsep 3 in 1 dan penerapan teknik applique. Busana ini dinilai inovatif, sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern, mendukung prinsip sustainable fashion serta berpotensi menjadi alternatif dalam mengurangi konsumsi busana secara berlebihan.


Kata kunci: Busana etnik kasual, daily wear, 3 in 1, teknik applique, sustainable fashion.

The rapid development of fashion trends has led to increased clothing consumption, shortening the lifespan of garments and contributing to the growing volume of textile waste. At the same time, ethnic clothing is still often perceived as formal attire, limiting its use in everyday activities. Therefore, there is a need for clothing designs that integrate cultural values, aesthetics, functionality, and sustainability principles. This study aimed to design a 3-in-1 ethnic casual garment for daily wear using the appliqué technique, to produce a practical, multifunctional, and sustainable garment, and to examine informants' responses to the resulting product. This research employed a qualitative approach with an applied experimental research design. Data were collected through observation, interviews, documentation, literature review, and applied experimentation. The research subjects consisted of five informants selected through purposive sampling, including one fashion designer, one academic, and three university students. Data were analyzed using the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the 3 in 1 ethnic casual garment was successfully designed by combining woven fabric as a representation of cultural identity, a multifunctional clothing concept, and the appliqué technique as a decorative element. The resulting garment offers three different styling options within a single product, making it more practical, flexible, and efficient for everyday use. The appliqué technique also enhanced the garment's aesthetic value, texture, and visual character while reinforcing its design identity without compromising comfort. Based on the interview results, all informants responded positively to the design, color selection, use of woven fabric, 3-in-1 concept, and application of the appliqué technique. The garment was considered innovative, suitable for the needs of modern society, supportive of sustainable fashion principles, and has the potential to serve as an alternative for reducing excessive clothing consumption. Keywords: Casual ethnic wear, daily wear, 3 in 1, appliqué technique, sustainable fashion.

Citation



    SERVICES DESK