PENGARUH TINGKAT KECANDUAN JUDI ONLINE TERHADAP KEMAMPUAN KONTROL DIRI (SELF-CONTROL) MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TINGKAT KECANDUAN JUDI ONLINE TERHADAP KEMAMPUAN KONTROL DIRI (SELF-CONTROL) MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Radyana Safitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zakirah Azman - 198801122022032005 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2010102010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dirancang untuk mengkaji pengaruh tingkat kecanduan judi donline terhadap kemampuan kontrol diri mahasiswa di Universitas Syiah Kuala. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam studi ini, dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala Likert dan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan mahasiswa yang teridentifikasi aktif berpartisipasi di platform judi online dalam rentang usia 18 hingga 25 tahun dengan total sampel sebanyak 202 orang. Analisis hipotesis mengungkapkan bahwa nilai t-hitung (11,765) melebihi nilai t- tabel (1,652), sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Temuan ini menegaskan bahwa tingkat kecanduan judi online memengaruhi kemampuan kontrol diri mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai R Square sebesar 40,9%, yang mengindikasikan bahwa variabel independen (X), yaitu tingkat kecanduan, berkontribusi sebesar 40,9% terhadap variabel dependen (Y), sementara 59,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar tingkat kecanduan. Berdasarkan kriteria Chin (1998), nilai 40,9% diklasifikasikan sebagai kategori sedang, karena berada dalam rentang 0,33 hingga 0,67. Selain itu, teridentifikasi adanya hubungan positif antara kecanduan judi online dan kemampuan kontrol diri, yang menyiratkan bahwa mahasiswa dengan tingkat kecanduan rendah cenderung sedang menunjukkan kemampuan kontrol diri yang lebih optimal. Temuan ini diinterpretasikan melalui teori self-regulation, yang menyoroti bahwa regulasi diri tidak selalu berfungsi untuk menghambat perilaku berisiko, melainkan dapat diarahkan untuk mempertahankan perilaku tersebut secara sadar dan terstruktur. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang dinamika kecanduan digital serta menggarisbawahi peran dualistik regulasi diri dalam konteks perilaku adiktif.
Kata kunci : Tingkat Kecanduan Judi Online, Kontrol Diri, Teori Self-Regulation, Mahasiswa

This study aims to analyze the influence of online gambling addiction levels on the self-regulation ability of Syiah Kuala University students. A quantitative approach was applied in this research, with data collection conducted through Likert-scale questionnaires and purposive sampling techniques, involving 202 students identified as active participants in online gambling platforms, aged 18 to 25 years. . The hypothesis testing results demonstrate that the calculated t-value (11.765) exceeds the table t-value (1.652), thereby leading to the rejection of the null hypothesis (H0) and acceptance of the alternative hypothesis (H1). These findings confirm that online gambling addiction levels significantly affect the self-regulation ability of Syiah Kuala University students. Simple linear regression analysis reveals an R Square value of 40.9%, indicating that the independent variable contributes 40.9% to the dependent variable, while the remaining 59.1% is influenced by external factors. Based on Chin's (1998) criteria, this value is classified as moderate. Furthermore, a significant positive relationship was identified between online gambling addiction and self-regulation ability, suggesting that students with lower addiction levels tend to exhibit relatively better self-regulation capabilities. These findings are interpreted through self-regulation theory, which posits that self-regulation does not always function to inhibit risky behaviors but can be consciously directed toward maintaining such behaviors. This research contributes to a deeper understanding of digital addiction dynamics and underscores the dualistic role of self-regulation in the context of addictive behaviors. Keyword : Online Gambling Addiction Level, Self Control, Self Regulation Theory, Students

Citation



    SERVICES DESK