HUBUNGAN JUMLAH EOSINOFIL ABSOLUT DARAH DENGAN DERAJAT KONTROL ASMA PADA PENDERITA ASMA BRONKIAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN JUMLAH EOSINOFIL ABSOLUT DARAH DENGAN DERAJAT KONTROL ASMA PADA PENDERITA ASMA BRONKIAL


Pengarang

desi maghfirah.m - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107601020026

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Pendidikan Dokter Spesialis., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.238

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

HUBUNGAN JUMLAH EOSINOFIL ABSOLUT DARAH DENGAN DERAJAT
KONTROL ASMA PADA PENDERITA ASMA BRONKIAL
Latar Belakang
Asma merupakan penyakit saluran napas kronis yang mempunyai dampak sosial yang
cukup besar, dan asma terkontrol merupakan tujuan pengobatan asma. Eosinofil darah
merupakan penanda tidak langsung inflamasi jalan napas pada asma, dikatakan bahwa
jumlah eosinofil absolut darah dapat menunjukkan aktifitas asma, namun hubungannya
dengan derajat kontrol asma masih belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk
melihat bagaimana hubungan jumlah eosinofil absolut darah dengan derajat kontrol asma
pada penderita asma bronkial, dan korelasi antara nilai kuesioner ACT dengan APE
dalam menilai derajat kontrol asma.
Metode
Penelitian deskriptif bersifat observasional analitik dengan waktu pengukuran potong
lintang pada 49 orang subjek penelitian yang dipilih secara consecutive sampling pada
periode agustus hingga september 2015 di poliklinik penyakit dalam RSUDZA.
Parameter yang diperiksa adalah anamnesis, pemeriksaan fisik, kuisoner ACT,
pemeriksaan jumlah eosinofil absolut darah perifer dan pemeriksaan APE. Hasil
penelitian dianalisa menggunakan one way annova, uji T tidak berpasangan, spearman’s
correlation.
Hasil
Subjek penelitian berjumlah 49 orang terbagi dalam tiga kelompok derajat asma
berdasarkan ACT yaitu, 17 orang pada kelompok asma tidak terkontrol (skor ACT ?19),
16 orang kelompok asma terkontrol sebagian (skor ACT 20-24), 16 orang kelompok asma
terkontrol total (skor ACT 25), dan berdasarkan nilai APE subjek penelitian terbagi dalam
dua kelompok yaitu 38 orang pada kelompok asma tidak terkontrol (nilai APE

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK