PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLIEFERA) DALAM PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA SALIN (OREOCHROMIS NILOTICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLIEFERA) DALAM PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA SALIN (OREOCHROMIS NILOTICUS)


Pengarang

RIDA MERIA. AS - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Kavinta Melanie - 198906042019032017 - Dosen Pembimbing I
Agus Arif Rahman - 199008102024061002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2211102010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK Meskipun memiliki potensi yang besar, budidaya ikan nila salin masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait pertumbuhan ikan yang belum optimal. Salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan adalah kualitas dan ketersediaan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor dari pakan komersial terhadap pertumbuhan benih ikan nila salin (Oreochromis niloticus) serta menentukan dosis tepung daun kelor yang paling efektif dalam menghasilkan pertumbuhan optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dalam 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan berupa penambahan tepung daun kelor dalam pakan komersial dengan dosis P0 (0%), P1 (7%/kg pakan), P2 (9%/kg pakan), P3 (11%/kg pakan), dan P4 (13%/kg pakan). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik, Feed Conversion Ratio, dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor dalam pakan komersial memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan benih ikan nila salin. Perlakuan terbaik diperoleh pada P3 (11%/kg pakan) dengan nilai pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,95 cm, laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,14%/hari, dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 93%. Sementara itu, pertumbuhan berat mutlak terbaik diperoleh pada P4 (13%) sebesar 2,98 g, serta nilai Feed Conversion Ratio terbaik pada P4 (13%) sebesar 1,20. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung daun kelor dalam pakan komersial berpengaruh terhadap pertumbuhan benih ikan nila salin, dengan dosis optimal (11% /kg pakan) untuk pertumbuhan panjang, dan kelangsungan hidup, serta P4 (13%/kg pakan) untuk menunjang pertumbuhan benih ikan nila salin. Kata kunci: benih ikan nila salin, tepung daun kelor, pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan.

ABSTRACT Despite its great potential, saline tilapia cultivation still faces various obstacles, particularly related to suboptimal fish growth. One of the main factors affecting growth is the quality and availability of feed. This study aims to determine the effect of adding moringa leaf meal to commercial feed on the growth of saline tilapia (Oreochromis niloticus) fry and to determine the most effective dose of moringa leaf meal in producing optimal growth. This study used an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments and 3 replications. The treatments given were the addition of moringa leaf meal to commercial feed at doses of P0 (0%), P1 (7%/kg feed), P2 (9%/kg feed), P3 (11%/kg feed), and P4 (13%/kg feed). The parameters observed included absolute length growth, absolute weight growth, specific growth rate, Feed Conversion Ratio, and survival rate. The results showed that the addition of moringa leaf meal to commercial feed had a significant effect on the growth of saline tilapia fry. The best treatment was P3 (11%/kg feed), with an absolute length growth rate of 2.95 cm, a specific growth rate of 0.14%/day, and a survival rate of 93%. Meanwhile, the best absolute weight growth was achieved in P4 (13%) at 2.98 g, and the best Feed Conversion Ratio was in P4 (13%) at 1.20. Based on the research results, it can be concluded that the addition of moringa leaf meal to commercial feed affects the growth of saline tilapia fry, with the optimal dose (11%/kg feed) for length growth and survival, and P4 (13%/kg feed) for supporting the growth of saline tilapia fry. Keywords: saline tilapia fry, moringa leaf meal, absolute length growth, survival rate, feed conversion ratio.

Citation



    SERVICES DESK