KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA TERUMBU KARANG DI TAMAN WISATA ALAM PULAU WEH SABANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA TERUMBU KARANG DI TAMAN WISATA ALAM PULAU WEH SABANG


Pengarang

Safira - Personal Name;

Dosen Pembimbing

2026038611202001 - - - Dosen Pembimbing I
Khairunnisa - 199209232022032013 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2211101010033

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan / Prodi Ilmu Kelautan (S1)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mikroplastik merupakan salah satu bentuk pencemaran laut yang saat ini menjadi perhatian global karena keberadaannya dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, termasuk ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan jenis mikroplastik pada karang genus Acropora sp., menilai kondisi terumbu karang, serta menganalisis hubungan antara kelimpahan mikroplastik dengan persentase tutupan karang hidup dan parameter kualitas perairan di Taman Wisata Alam Pulau Weh, Sabang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus - Desember 2025 di perairan TWA Pulau Weh Sabang dengan empat stasiun menggunakan metode purposive sampling dengan tiga ulangan pada setiap stasiun. Identifikasi mikroplastik dilakukan di Laboratorium Kimia Laut, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala menggunakan mikroskop dengan metode pengamatan pola zig-zag. Jenis mikroplastik yang ditemukan pada terumbu karang yang ada di Perairan TWA Pulau weh sabang adalah fiber dengan kelimpahan berkisar antara 20 – 26.7 partikel/kg. Kondisi tutupan terumbu karang di TWA Pulau Weh Sabang masuk kategori baik dengan rata-rata persentase tutupan karang hidup sebesar 50.42%. Hasil PCA menunjukkan hubungan negatif antara kelimpahan mikroplastik dengan persentase tutupan karang hidup dan parameter lingkungan, akan tetapi menunjukkan hubungan positif antara kelimpahan mikroplastik dengan suhu.

Kata kunci: Acropora sp., kelimpahan mikroplastik, PCA, terumbu karang, TWA Pulau Weh Sabang

Microplastics represent a form of marine pollution that is currently a global concern, as their presence can disrupt ecosystem balance, including that of coral reefs. This study aimed to determine the abundance and types of microplastics associated with corals of the genus Acropora sp., assess coral reef condition, and analyze the relationship between microplastic abundance and both live coral cover percentage and water quality parameters in the Weh Island Nature Recreation Park, Sabang. The research was conducted from August to December 2025 in the waters of TWA Weh Island, Sabang, across four stations using a purposive sampling method with three replicates per station. Microplastic identification was performed at the Marine Chemistry Laboratory, Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University, using a microscope and a zig-zag observation pattern. The type of microplastic found on the coral reefs in the waters of TWA Weh Island was fiber, with abundance ranging from 20 to 26.7 particles/kg. The coral reef cover condition in TWA Weh Island fell into the good category, with an average live coral cover of 50.42%. PCA results indicated a negative relationship between microplastic abundance and both live coral cover percentage and environmental parameters, whereas a positive relationship was observed between microplastic abundance and temperature Keywords: Acropora sp., microplastic abundance, PCA, coral reefs, Weh Island Sabang marine recreation area

Citation



    SERVICES DESK