INTERPERSONAL TRUST PADA MAHASISWA PENGGUNA SECOND ACCOUNT INSTAGRAM DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INTERPERSONAL TRUST PADA MAHASISWA PENGGUNA SECOND ACCOUNT INSTAGRAM DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

GHITHA GHAISYANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Febri Nurrahmi - 198802242015042002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110102010103

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fenomena second account Instagram semakin umum di kalangan mahasiswa
sebagai ruang yang lebih privat untuk mengekspresikan diri kepada audiens yang
terbatas. Penggunaan akun kedua memungkinkan mahasiswa membagikan
informasi yang lebih personal sehingga kepercayaan interpersonal menjadi aspek
penting dalam membangun rasa aman dan nyaman saat berinteraksi di media sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpersonal trust pada mahasiswa
pengguna second account Instagram di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini
menggunakan teori Self Disclosure yang dikemukakan oleh DeVito sebagai
landasan untuk memahami keterbukaan diri dalam membangun kepercayaan
interpersonal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur
terhadap enam mahasiswa aktif Universitas Syiah Kuala yang merupakan pengguna
second account Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpersonal trust
pada mahasiswa pengguna second account Instagram terbentuk melalui dimensi
keterandalan, emosi, dan kejujuran. Kepercayaan interpersonal tidak terbentuk
hanya karena akun bersifat privat, melainkan dipengaruhi oleh konsistensi perilaku,
kualitas hubungan, kemampuan memberikan dukungan emosional, serta kejujuran
dalam berinteraksi. Dengan demikian, interpersonal trust pada pengguna second
account Instagram bersifat dinamis dan bergantung pada pengalaman serta
kedekatan antarindividu.

The phenomenon of Instagram second accounts has become increasingly common among university students as a more private space for self-expression to a limited audience. The use of second accounts allows students to share more personal information, making interpersonal trust an essential aspect in creating a sense of security and comfort during online interactions. This study aims to examine interpersonal trust among students who use Instagram second accounts at Syiah Kuala University. This study employs the Self-Disclosure theory proposed by DeVito as the theoretical framework to understand self-disclosure in building interpersonal trust. The research used a qualitative approach with a phenomenological method. Data were collected through semi-structured interviews with six active students of Syiah Kuala University who were active users of Instagram second accounts. The findings reveal that interpersonal trust among students using Instagram second accounts is formed through the dimensions of reliability, emotional trust, and honesty. Interpersonal trust is not established merely because the account is private, but is influenced by consistent behavior, the quality of interpersonal relationships, the ability to provide emotional support, and honesty in communication. Therefore, interpersonal trust among Instagram second account users is dynamic and depends on individual experiences and the closeness of interpersonal relationships.

Citation



    SERVICES DESK