PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI PELAKU UMKM PASCA PEMBANGUNAN JALAN TOL SIBANCEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI PELAKU UMKM PASCA PEMBANGUNAN JALAN TOL SIBANCEH


Pengarang

Wulan Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ibnu Phonna Nurdin - 199108192022031004 - Dosen Pembimbing I
Bukhari - 197505242009121001 - Penguji
Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2210101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial pelaku UMKM pasca pembangunan Jalan Tol Sibanceh serta mengetahui strategi adaptasi yang dilakukan oleh pelaku UMKM di Gampong Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM, tokoh masyarakat, perangkat gampong, dan pihak terkait lainnya. Teori yang digunakan dalah Perubahan Sosial oleh William F. Ogburn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beroperasinya Jalan Tol Sibanceh memberikan dampak yang signifikan bagi pelaku UMKM. Perubahan arus lalu lintas membuat menurunnya jumlah konsumen dan pendapatan pelaku UMKM di Gampong Saree. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi aktivitas ekonomi pelaku UMKM, tetapi juga mengubah kehidupan sosial yang sebelumnya terbentuk di sepanjang jalur utama Gampong Saree. Berkurangnya arus kendaraan menyebabkan menurunnya intensitas interaksi antara pedagang dengan pembeli, jasa transportasi, maupun sesama pelaku usaha yang sebelumnya terjalin melalui aktivitas perdagangan sehari-hari. Ruang sosial yang dahulu menjadi tempat bertemunya berbagai aktor sosial secara perlahan mengalami perubahan seiring berkurangnya mobilitas masyarakat yang melintasi kawasan tersebut. Untuk mempertahankan usahanya, pelaku UMKM melakukan berbagai strategi adaptasi seperti menyesuaikan jumlah produksi, membuka usaha baru, memperluas pemasaran, mempertahankan pelanggan tetap, serta memindahkan lokasi usaha ke kawasan yang lebih strategis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memberikan dampak sosial yang signifikan terhadap UMKM. Berkurangnya arus lalu lintas mempengaruhi pola interaksi pada pelaku UMKM. Bertahannya usaha bagi sebagian pelaku UMKM juga karena penjual mampu mempertahankan ikatan sosial diantara pembeli danjasa transportasi.

Kata Kunci: UMKM, Perubahan Sosial, Jalan Tol Sibanceh, Strategi Adaptasi, Gampong Saree

This study aims to analyze the socio changes of UMKM actors after the construction of the Sibanceh Toll Road and to find out the adaptation strategies carried out by UMKM actors in Gampong Saree, Lembah Seulawah District, Aceh Besar Regency. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data was collected through observation, interviews, and documentation of UMKM actors, community leaders, gampong apparatus, and other related parties. The theory used is Social Change by William F. Ogburn. The results of the study show that the operation of the Sibanceh Toll Road has a significant impact on UMKM actors. Changes in traffic flow have led to a decrease in the number of consumers and income of UMKM actors in Gampong Saree. This condition not only affects the economic activities of UMKM actors, but also changes the social life that was previously formed along the main route of Gampong Saree. The reduced flow of vehicles has led to a decrease in the intensity of interaction between traders and buyers, transportation services, and fellow business actors who were previously established through daily trading activities. The social space that used to be a meeting place for various social actors is slowly changing as the mobility of people who cross the area decreases. To maintain their businesses, UMKM actors carry out various adaptation strategies such as adjusting the amount of production, opening new businesses, expanding marketing, retaining regular customers, and moving business locations to more strategic areas. This research shows that infrastructure development has a significant social impact on UMKMs. The reduced traffic flow affects the interaction pattern of UMKM actors. The survival of the business for some UMKM actors is also because sellers are able to maintain social ties between buyers and transportation services. Keywords: UMKM, Social Change, Sibanceh Toll Road, Adaptation Strategy, Gampong Saree.

Citation



    SERVICES DESK