ANALISIS POLA PEMASARAN LOBSTER SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI SUMBERDAYA PERIKANAN (STUDI CV. KANA CAHAYA BAHARI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS POLA PEMASARAN LOBSTER SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI SUMBERDAYA PERIKANAN (STUDI CV. KANA CAHAYA BAHARI)


Pengarang

IMAM READI NUGRAHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing I
Maretty Twentyna Dolorosa Butar Butar - 199103292024062001 - Dosen Pembimbing II
Junaidi M. Affan - 197805172003121003 - Penguji
Ivonda Vicana Pandang - 199701162024062003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010095

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : .,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lobster (Panulirus spp.) merupakan komoditas unggulan perikanan tangkap di Aceh yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun rantai pemasarannya masih dihadapkan pada tantangan inefisiensi distribusi dan potensi eksploitasi lobster di bawah ukuran layak tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pemasaran yang mencakup margin pemasaran, farmer's share, dan efisiensi pemasaran, serta menganalisis upaya optimalisasi lobster sebagai sumberdaya perikanan di CV. Kana Cahaya Bahari berdasarkan tingkat kelayakan tangkapnya. Penelitian ini dilaksanakan di CV. Kana Cahaya Bahari, Kota Banda Aceh pada bulan April hingga Desember 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 9 orang responden dan pengamatan sampel biologis sebanyak 30 individu lobster. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran, yaitu saluran langsung dari nelayan pemasok dan saluran tidak langsung melalui agen pengumpul. Margin pemasaran total bervariasi antara Rp 140.000 per kg (Panulirus homarus) hingga Rp 250.000 per kg (Panulirus ornatus). Nilai farmer’s share yang diterima nelayan berada pada rentang 54,05% hingga 57,78%. Seluruh saluran pemasaran dinyatakan efisien dengan nilai efisiensi pemasaran berkisar antara 0,2909 hingga 0,5000 (Ep < 1). Komposisi hasil tangkapan terdiri dari 5 spesies Panulirus yang didominasi oleh lobster pasir (Panulirus homarus) sebesar 56,08%. Hubungan panjang dan berat menghasilkan persamaan W = 18.3217 L^(1,1662 ) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9908 yang menggambarkan pola pertumbuhan allometrik negatif. Berdasarkan kelayakan tangkap sesuai Permen KP Nomor 17 Tahun 2021, sebanyak 27 ekor (90,0%) tergolong layak tangkap dan 3 ekor (10,0%) dinyatakan tidak layak tangkap.


Kata kunci: Pola Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi Pemasaran, Kelayakan Tangkap, Lobster (Panulirus spp.), CV. Kana Cahaya Bahari

Lobster (Panulirus spp.) is a flagship capture fisheries commodity in Aceh with high economic value, yet its marketing chain still faces challenges of distribution inefficiency and the potential exploitation of undersized lobsters. This study aims to analyze marketing patterns including marketing margin, farmer's share, and marketing efficiency, as well as to analyze efforts to optimize lobster as a fishery resource at CV. Kana Cahaya Bahari based on its catch suitability level. This research was conducted at CV. Kana Cahaya Bahari, Banda Aceh City, from April to December 2025. The method used in this study was a quantitative descriptive method with a purposive sampling technique involving 9 respondents and biological sample observations of 30 lobster individuals. The results showed that there are two marketing channels, namely a direct channel from supplier fishermen and an indirect channel through collector agents. The total marketing margin varied between IDR 140,000 per kg (Panulirus homarus) and IDR 250,000 per kg (Panulirus ornatus). The farmer's share value received by fishermen ranged from 54.05% to 57.78%. All marketing channels were declared efficient with marketing efficiency values ranging from 0.2909 to 0.5000 (Ep < 1). The catch composition consisted of 5 Panulirus species dominated by sand lobster (Panulirus homarus) at 56.08%. The length-weight relationship resulted in the equation W = 18.3217 L^(1,1662 )with a coefficient of determination (R²) value of 0.9908, describing a negative allometric growth pattern. Based on catch suitability according to the Minister of Marine Affairs and Fisheries Regulation Number 17 of 2021, a total of 27 lobsters (90.0%) were categorized as suitable for catch and 3 lobsters (10.0%) were declared unsuitable. Keywords: Marketing Patterns, Marketing Margin, Farmer’s Share, Marketing Efficiency, Lobster (Panulirus spp.), Catch Suitability, CV. Kana Cahaya.

Citation



    SERVICES DESK