Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN DAN EVALUASI CAKUPAN JARINGAN 5G NSA PADA AREA BLANKSPOT DI KAWASAN WISATA PANTAI PASIR PUTIH LHOK MEE MENGGUNAKAN ATOLL
Pengarang
Muhammad Rizki - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ernita Dewi Meutia - 196809041992032001 - Dosen Pembimbing I
Syahrial - 196401121992031003 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1904105010031
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik Elektro., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Teknologi komunikasi jaringan seluler generasi kelima (5G) merupakan inovasi dalam bidang telekomunikasi yang menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi, kapasitas jaringan yang lebih besar, serta tingkat latensi yang lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya. Kawasan wisata Pantai Pasir Putih Lhok Mee di Kabupaten Aceh Besar merupakan wilayah dengan aktivitas pariwisata yang masih menghadapi permasalahan kualitas jaringan seluler, khususnya ditemukannya beberapa area dengan kekuatan sinyal rendah atau blankspot. Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan layanan komunikasi seluler bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi jaringan 5G Non-Stand Alone (NSA) pada kawasan wisata Pantai Pasir Putih guna mengurangi area blankspot serta meningkatkan kualitas layanan jaringan seluler. Metode yang digunakan dalam perancangan yaitu teknik perencanaan yang mempertimbangkan kebutuhan pengguna serta karakteristik wilayah layanan secara optimal dan efisien. Proses perancangan dan simulasi jaringan dilakukan menggunakan perangkat lunak Atoll. Analisis redaman sinyal atau path loss pada penelitian ini menggunakan model propagasi 3GPP TR 38.901 Rma yang dinilai sesuai untuk karakteristik lingkungan pesisir dan area terbuka. Proses simulasi meliputi perhitungan link budget, pemodelan antena 5G NSA pada frekuensi 2,3 GHz, serta pemetaan area cakupan sinyal. Hasil perancangan menunjukkan bahwa dengan penambahan dua site gNodeB baru, cakupan jaringan 5G NSA di kawasan wisata Pasir Putih berhasil mencakup hingga 94% daerah yang berpenduduk dengan kualitas jaringan yang sangat baik, dari yang sebelumnya hanya mencakup 13% wilayah yang berpenduduk dan dengan kualitas jaringan yang buruk.
Fifth-generation (5G) cellular communication technology is an innovation in the telecommunications field that offers higher data transmission rates, greater network capacity, and lower latency than previous generations. Pantai Pasir Putih Lhok Mee tourist area in Aceh Besar Regency is one of the tourism areas that still experiences cellular network quality issues, particularly in several locations with weak signal strength or blankspot conditions. This issue limits the availability of reliable cellular communication services for both tourists and local residents. This research aims to design and evaluate a 5G Non-Stand Alone (NSA) network in the Pantai Pasir Putih tourist area to reduce blankspot areas and improve the quality of cellular network services. The network was designed using a planning approach that considers user demand and the characteristics of the service area to achieve an efficient and optimal network deployment. The network design and simulation were carried out using Atoll software. Signal attenuation (path loss) was analyzed using the 3GPP TR 38.901 Rural Macro (RMa) propagation model, which is suitable for coastal and open-area environments. The simulation process included link budget calculations, 5G NSA antenna modeling at a frequency of 2.3 GHz, and signal coverage mapping. The results show that the deployment of two additional gNodeB sites increased the coverage of the 5G NSA network to 94% of the populated area with very good network quality, compared to only 13% coverage of the populated area with poor network quality before the proposed network deployment.
PERANCANGAN TAMAN REKREASI PANTAI PASIR PUTIH LAMREH-ACEH BESAR (TEMA:ARSITEKTUR EKOLOGI) (Fitra Saulina, 2018)
ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN INTERNET PROVIDER DI TEMPAT WISATA ACEH (Hafad Furqani, 2025)
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA PANTAI YANG BERKELANJUTAN (STUDI KASUS: DESA LHOK RUKAM, KECAMATAN TAPAKTUAN) (ALDAWIYAH, 2024)
UNDHILL RESORTERSEA, FLOATING, AND (MUKSALMINA, 2013)
POTENSI, KENDALA, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA DI PANTAI LHOK MATA IE, PEUKAN BADA, ACEH BESAR (Rizki Abyazi, 2023)