KAPASITAS BATANG TEKAN PROFIL SIKU TUNGGAL DENGAN MENGGUNAKAN SAMBUNGAN BAUT DI KEDUA UJUNG BATANG (SUATU PENELITIAN DENGAN ANGKA KELANGSINGAN BATANG 157) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAPASITAS BATANG TEKAN PROFIL SIKU TUNGGAL DENGAN MENGGUNAKAN SAMBUNGAN BAUT DI KEDUA UJUNG BATANG (SUATU PENELITIAN DENGAN ANGKA KELANGSINGAN BATANG 157)


Pengarang

Almukaffa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104101010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Baja merupakan konstruksi yang telah banyak digunakan pada komponen struktur.
Meterial baja memiliki daktalitas yang tinggi sehingga cocok digunakan di Aceh
dengan kawasan rawan gempa. Pada umumnya perencanaan batang tekan mengacu
pada Euler 1744, SNI 2002 dan SNI 2015. Ketiga perencanaan masing-masing
mempunyai asumsi perhitungan diantaranya Euler dan SNI 2002 menganggap batang
tekan konsentris, sedangkan SNI 2015 telah mengakomodir beban aksial lentur
akibat eksentrisitas penampang. Sementara itu batang tekan profil siku umumnya
menggunakan baut sebagai sambungan sekaligus tumpuan pada salah satu leg
penampang memberikan eksentrisitas pada bidang kerja beban aksial. Hal ini
memberikan perbedaan asumsi konsentris aksial pada SNI 2002 maupun Euler 1744
terhadap actual kerjanya. Maka dari itu penelitian terhadap batang tekan profil siku
dengan sambungan baut di kedua ujung batang perlu dilakukan sebagai kajian
terhadap desain perencanaan batang tekan aksial dan kapasitas aktual dari struktur
tersebut. Penelitian ini menggunakan profil siku L 30.30.3 yang di sambung dengan
baut di kedua ujung tumpuan sebanyak tujuh buah benda uji melalui perilaku yang
sama dengan angka kelangsingan (?) 157. Pengamatan deformasi arah lateral (leg1
dan leg2) profil siku digunakan transducer di bagian tengah, ujung atas dan bawah
batang tekan. Perekaman beban dan deformasi dilakukan dengan menggunakan data
logger yang terhubung dengan loadcell dan transducer dengan interval pembebanan
250 kg. Hasil pengujian diperoleh rasio masing-masing kapasitas kuat tekan
pengujian terhadap analisa Euler, SNI 2002, dan SNI 2015 dihasilkan sebesar 1.68,
0.95 dan 0.49 dengan asumsi tumpuan jepit-jepit. Dari pendekatan analitis faktor
tekuk SNI 2002 dan SNI 2015 diperoleh nilai K sebesar 0.54 dan 0.24. Berdasarkan
hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa asumsi perencanaan SNI 2002 dan SNI 2015
dengan tumpuan sendi-sendi masih aman terhadap kapasitas aktual pengujian. Untuk
nilai faktor tekuk pengujian, sambungan baut pada kedua ujung tumpuan
menunjukkan kondisi parsial (keadaan diantara sendi dan jepit)

Kata kunci: profil siku, beban aksial lentur, deformasi, angka kelangsingan 157

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK