ANALISIS KORELASI ANTARA SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) DAN CURAH PADA MUSIM MONSUN DI TELUK BENGGALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KORELASI ANTARA SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) DAN CURAH PADA MUSIM MONSUN DI TELUK BENGGALA


Pengarang

FIERGYAMANDA ANDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syamsul Rizal - 196101221987031003 - Dosen Pembimbing I
Ichsan Setiawan - 197806072006041004 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2211101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian tentang analisis korelasi antara Suhu Permukaan Laut (SST) dan curah hujan pada musim monsun di Teluk Benggala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi SST dan curah hujan serta mengetahui hubungan (korelasi) antara kedua variabel tersebut selama periode pengamatan tahun 2022–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder SST dari CMEMS dan data curah hujan dari ERA5 dengan resolusi rata-rata bulanan pada tiga stasiun pengamatan di Teluk Benggala. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode kuantitatif melalui analisis statistik deskriptif, visualisasi data time series dan boxplot, standarisasi Z-score, uji normalitas Kolmogorov Smirnov, serta uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SST pada ketiga stasiun pengamatan berada pada kisaran 22,937–31,628°C dengan nilai rata-rata berkisar antara 28,217–28,299°C. Curah hujan memiliki kisaran yang lebih bervariasi, yaitu 0,0019–34,723 mm dengan nilai rata-rata antara 4,366–7,318 mm. Variabilitas curah hujan diketahui lebih tinggi dibandingkan SST, yang ditunjukkan oleh nilai standar deviasi yang lebih besar pada seluruh stasiun pengamatan. Hasil visualisasi deret waktu menunjukkan bahwa SST dan curah hujan cenderung mengalami peningkatan dan penurunan secara bersamaan pada beberapa periode pengamatan. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara SST dan curah hujan pada seluruh stasiun pengamatan. Nilai koefisien korelasi pada Stasiun 1 sebesar 0,617, Stasiun 2 sebesar 0,605, dan Stasiun 3 sebesar 0,482, dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,0001, 0,0001, dan 0,0029 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan SST cenderung diikuti oleh peningkatan curah hujan. Temuan ini mengindikasikan adanya keterkaitan yang cukup kuat antara kondisi termal permukaan laut dan variabilitas curah hujan pada wilayah Teluk Benggala selama periode pengamatan.

Kata Kunci: Suhu permukaan laut, curah hujan, monsun, korelasi, Teluk Benggala.

This study was conducted to analyze the correlation between Sea Surface Temperature (SST) and precipitation during the monsoon season in the Bay of Bengal. The objectives of this study were to examine the variability of SST and precipitation and to determine the relationship between these two variables during the 2022–2024 observation period. The data used consisted of secondary SST data obtained from the Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) and precipitation data from ERA5, with monthly mean resolution at three observation stations in the Bay of Bengal. Data were analyzed using descriptive statistics, time-series and boxplot visualizations, Z-score standardization, the Kolmogorov–Smirnov normality test, and Pearson correlation analysis. The results showed that SST values ranged from 22.937°C to 31.628°C, with mean values between 28.217°C and 28.299°C. Precipitation values ranged from 0.0019 mm to 34.723 mm, with mean values between 4.366 mm and 7.318 mm. Precipitation exhibited greater variability than SST, as indicated by its higher standard deviation values at all observation stations. Time series analysis revealed that SST and precipitation generally displayed similar fluctuation patterns, with increases and decreases occurring simultaneously during several observation periods. Pearson correlation analysis indicated a significant positive correlation between SST and precipitation at all stations. The correlation coefficients were 0.617 at Station 1, 0.605 at Station 2, and 0.482 at Station 3, with corresponding p-values of 0.0001, 0.0001, and 0.0029, respectively (p < 0.05). These findings suggest that higher SST conditions tend to be associated with increased precipitation in the study area. Therefore, SST plays an important role in influencing precipitation variability in the Bay of Bengal during the monsoon period. Keywords: Sea surface temperature, precipitation, Bay of Bengal, monsoon, pearson correlation.

Citation



    SERVICES DESK