Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
POLA DAN FAKTOR EKSPANSI PERUMAHAN TERENCANA BERDASARKAN PREFERENSI MASYARAKAT DI KAWASAN PINGGIRAN KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Divaul Maula - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ashfa - 197302152000031001 - Dosen Pembimbing I
Sri Batara Nurfajri Arisaputri - 199607042024062001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2204110010023
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Perkembangan Kota Banda Aceh mendorong meningkatnya kebutuhan lahan permukiman sehingga pembangunan perumahan terencana berkembang menuju kawasan pinggiran yang secara administratif berada di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola ekspansi perumahan terencana serta mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk ekspansi perumahan terencana berdasarkan preferensi masyarakat di kawasan pinggiran Kota Banda Aceh. Wilayah penelitian meliputi Kecamatan Baitussalam, Darussalam, Darul Imarah, Ingin Jaya, Krueng Barona Jaya, dan Peukan Bada. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, interpretasi citra satelit, dan penyebaran kuesioner kepada 125 penghuni perumahan terencana. Analisis spasial dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui analisis overlay dan buffer untuk mengidentifikasi pola ekspansi serta karakteristik spasial perkembangan perumahan terencana berdasarkan jarak terhadap pusat Kota Banda Aceh selama periode 2015–2025. Selanjutnya, faktor-faktor pembentuk ekspansi berdasarkan preferensi masyarakat dianalisis menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) dengan metode ekstraksi Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas perumahan terencana meningkat dari 28,34 ha pada tahun 2015 menjadi 232,24 ha pada tahun 2025. Pola perkembangan didominasi oleh edge expansion, disertai outlying development pada beberapa lokasi, serta terkonsentrasi pada kawasan yang memiliki jarak relatif dekat dengan pusat Kota Banda Aceh. Analisis faktor menghasilkan lima faktor utama yang menjelaskan 60,384% variasi data, yaitu Faktor Kualitas Kawasan Hunian, Faktor Dinamika Perkembangan Kawasan, Faktor Aksesibilitas, Faktor Ekonomi Perumahan, dan Faktor Kondisi Lingkungan Hunian. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan dan pengendalian pengembangan perumahan terencana di kawasan pinggiran Kota Banda Aceh.
Kata kunci: Ekspansi Perumahan Terencana, Kawasan Pinggiran, Analisis Faktor, Principal Component Analysis, Sistem Informasi Geografis.
ABSTRACT The development of Banda Aceh City has increased the demand for residential land, leading to the expansion of planned housing into the peripheral areas administratively located in Aceh Besar Regency. This study aims to analyze the spatial pattern of planned housing expansion and to identify the factors shaping planned housing expansion based on community preferences in the peripheral areas of Banda Aceh City. The study was conducted in Baitussalam, Darussalam, Darul Imarah, Ingin Jaya, Krueng Barona Jaya, and Peukan Bada Districts. A quantitative approach was employed, with data collected through field observations, satellite image interpretation, and questionnaires distributed to 125 residents of planned housing estates. Spatial analysis was carried out using a Geographic Information System (GIS) through overlay and buffer analyses to identify the expansion pattern and the spatial characteristics of planned housing development based on its distance from Banda Aceh City during the 2015–2025 period. Furthermore, the factors shaping planned housing expansion based on community preferences were identified using Principal Component Analysis (PCA). The results indicate that the total area of planned housing increased from 28.34 hectares in 2015 to 232.24 hectares in 2025. The expansion pattern was predominantly characterized by edge expansion, accompanied by outlying development in several locations, and generally followed the main road corridors. The buffer analysis also revealed that most planned housing developments were concentrated in areas relatively close to the center of Banda Aceh City. PCA identified five principal factors explaining 60.384% of the total variance, namely Residential Area Quality, Area Development Dynamics, Accessibility, Housing Economic Factors, and Location and Basic Services. The findings are expected to provide useful input for local governments in planning and managing planned housing development in the peripheral areas of Banda Aceh City. Keywords: Planned Housing Expansion, Peripheral Areas, Factor Analysis, Principal Component Analysis, Geographic Information System.
ANALISIS PERUBAHAN BENTUK KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (STUDI KASUS: KECAMATAN MEURAXA) (Siti Rahmah, 2024)
KARAKTERISTIK POLA PERGERAKAN PADA PENDUDUK RNPERUMAHAN PINGGIRAN KOTA BANDA ACEH (RIZKI ANDRIALDI, 2015)
KAJIAN PERKEMBANGAN KAWASAN PINGGIRAN KOTA (URBAN FRINGE) BANDA ACEH(STUDI KASUS : KECAMATAN BANDA RAYA, LUENG BATA DAN ULEE KARENG) (Maya Sari, 2014)
FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI MASYARAKAT MISKIN TERHADAP PERUMAHAN DI KOTA KUALA SIMPANG KABUPATEN ACEH TAMIANG (Dian Novita, 2025)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMILIHAN LOKASI KOMPLEK PERUMAHAN DI KABUPATEN ACEH BESAR (CHAIRUL SYAHAB, 2021)