KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DALAM MEWUJUDKAN GOOD-GOVERNANCE PADA GAMPONG KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEPEMIMPINAN KEPALA DESA PEREMPUAN DALAM MEWUJUDKAN GOOD-GOVERNANCE PADA GAMPONG KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH


Pengarang

WIDIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Helmi - 198804272023211018 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2210104010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kepemimpinan perempuan dalam pemerintahan gampong memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya good governance melalui penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, partisipatif, dan responsif. Adanya kepala desa perempuan di Gampong Kuta Alam Kota Banda Aceh menunjukkan semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat gampong. Meskipun demikian, perempuan sebagai pemimpin masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi efektivitas kepemimpinannya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala desa perempuan dalam mewujudkan good governance di Gampong Kuta Alam Kota Banda Aceh serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan teori Good governance dengan indikator transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan responsivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala desa perempuan telah mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan gampong yang berorientasi pada prinsip-prinsip good governance. Kepemimpinan yang diterapkan dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pendekatan yang terbuka informasi, pertanggungjawaban, pelibatan masyarakat dalam musyawarah, serta respons yang cepat terhadap kebutuhan masyrakat. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain partisipasi masyarakat yang belum merata, pandangan sebagian masyarakat yang masih menganggap laki-laki lebih layak menjadi pemimpin, serta tantangan kepala desa perempuan dalam menyeimbangkan perannya sebagai pemimpin dan perempuan. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala desa perempuan memberikan kontribusi positif terhadap terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan gampong yang lebih baik sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.
Kata Kunci: Kepemimpinan Perempuan; Good governance; Pemerintahan Gampong; Kuta Alam, Banda Aceh

ABSTRACT Female leadership in village governance plays a crucial role in fostering good governance through administration that is effective, transparent, accountable, participatory, and responsive. The presence of a female village head in Gampong Kuta Alam, Banda Aceh City, demonstrates the expanding opportunities for women to contribute to governance at the village level. Nevertheless, women in leadership positions still face various challenges that can impact the effectiveness of their leadership in achieving good governance. This study aims to analyze the leadership of the female village head in realizing good governance in Gampong Kuta Alam, Banda Aceh City, and to identify the obstacles encountered. The study employs good governance theory, utilizing indicators such as transparency, accountability, participation, and responsiveness. A qualitative descriptive research method was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the female village head's leadership has successfully supported village governance aligned with good governance principles. Her leadership style is considered effective in enhancing governance quality through an approach characterized by information transparency, accountability, community involvement in deliberations, and a rapid response to community needs. However, implementation still faces several obstacles, including uneven community participation, the persistence of views among some community members that men are more suitable for leadership roles, and the challenge for the female village head in balancing her roles as a leader and as a woman. Overall, the female village head's leadership contributes positively to achieving better village governance in accordance with good governance principles. Keywords: Women's Leadership; Good governance; Village Governanc; Kuta Alam; Banda Aceh.

Citation



    SERVICES DESK