Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KARAKTERISTIK SEDIMENTASI DAN BIOKIMIA URIN PADA KUCING DENGAN OBSTRUKSI URETRA BERULANG
Pengarang
Fitra Erwandi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Sugito - 196102151989031003 - Dosen Pembimbing I
Rumi Sahara Zamzami - 199407142019032022 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1902101010046
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Obstruksi uretra berulang merupakan salah satu manifestasi Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) yang sering terjadi pada kucing jantan dan berkaitan dengan perubahan karakteristik sedimentasi serta biokimia urin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sedimentasi dan biokimia urin pada kucing dengan riwayat obstruksi uretra berulang sebagai upaya mendukung evaluasi diagnostik gangguan saluran kemih bawah. Penelitian observasional dengan desain cross-sectional ini menggunakan data sekunder dari 13 ekor kucing jantan yang diperiksa di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Universitas Syiah Kuala selama periode 2024–2025. Data yang diperoleh telah dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh sampel mengalami leukosituria (100%), diikuti proteinuria dan nitrituria (masing-masing 76,9%), serta hematuria (53,8%). Nilai pH urin cenderung alkalis dengan rerata 7,73 ± 0,41 dan berat jenis urin 1,022 ± 0,011. Pemeriksaan sedimentasi menunjukkan kristaluria pada 69,2% sampel yang didominasi oleh kristal struvit, disertai temuan eritrosit (61,5%) dan sel epitel (46,2%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kucing dengan riwayat obstruksi uretra berulang memiliki karakteristik urinalisis yang didominasi oleh proses inflamasi dengan penanda leukosituria, urin yang cenderung alkalis, serta kristaluria, yang diduga berkontribusi terhadap pembentukan urethral plug dan kekambuhan obstruksi uretra.
Kata kunci: Biokimia urin, kristaluria, kucing jantan, obstruksi uretra berulang, sedimentasi urin.
Recurrent urethral obstruction is a common manifestation of Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) in male cats and is associated with alterations in urine sediment and biochemical characteristics. This study aimed to evaluate the urine sediment and biochemical profiles of cats with a history of recurrent urethral obstruction to provide diagnostic information that may support the assessment of lower urinary tract disorders. This observational study employed a cross-sectional design using secondary data obtained from 13 male cats examined at the Teaching Veterinary Hospital, Universitas Syiah Kuala, between 2024 and 2025. The data were analyzed descriptively. The results showed that leukocyturia was present in all samples (100%), followed by proteinuria and nitrituria (76.9% each), and hematuria (53.8%). Urine pH was predominantly alkaline, with a mean value of 7.73 ± 0.41, while the mean urine specific gravity was 1.022 ± 0.011. Urine sediment examination revealed crystalluria in 69.2% of the samples, predominantly consisting of struvite crystals, accompanied by erythrocytes (61.5%) and epithelial cells (46.2%). In conclusion, cats with a history of recurrent urethral obstruction exhibited urinalysis characteristics predominantly indicative of persistent inflammation, as evidenced by leukocyturia, alkaline urine, and crystalluria. These findings suggest that such urinary alterations may contribute to urethral plug formation and the recurrence of urethral obstruction.. Keywords: crystalluria, male cats, recurrent urethral obstruction, urine sediment, urine biochemist.
TEKNIK FLUSHING PADA KASUS FELINE LOWER URINARY TRACT DISEASE (FLUTD) PADA KUCING JANTAN (Adzan Akbari, 2026)
PERAWATAN DAN PENANGANAN PADA KUCING YANG DIDIAGNOSA MENDERITA FELINE UROLOGIC SYNDROME (FUS)RNKLINIK CENTRAL PET CARE BANDA ACEH (Elvira, 2021)
PENANGANAN FELINE LOWER URINARY TRACT DISEASE (FLUTD) PADA KUCING JANTAN DOMESTIK (FELIS CATUS) DI LITTLE PAWS AND CLINIC BANDA ACEH (SITI MELANY PUTRIA, 2025)
TATA LAKSANA PERAWATAN SETELAH KATETERISASI URIN PADA KUCING YANG MENDERITA UROLITHIASIS (Khairul Anam, 2026)
PENANGANAN FELINE LOWER URINARY TRACT DISEASE (FLUTD) PADA KUCING DI ALFA ANIMAL CLINIC BANDA ACEH (Rini, 2024)