Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSPEKTIF MASYARAKAT GANDAPURA TERHADAP NIKAH MUDA DAN DAMPAKNYA PADA PERCERAIAN
Pengarang
NADIA SAFIRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Zulfan - 198606022015041003 - Dosen Pembimbing I
Fadlan Barakah - 199008092022031003 - Penguji
Dara Fatia, M.Sos - 199510312022032008 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2210101010074
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat gandapura terhadap nikah muda dan dampaknya pada perceraian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripstif dengan pendekatan studi kasus, dengan fokus pada pendangan masyarakat dan faktor terjadinya nikah muda dan dampaknya pada perceraian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori interaksionisme simbolik oleh George Herbert Mead Parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif masyarakat terhadap pernikahan muda merupakan pernikahan yang dilakukan oleh seorang yang belum memahami megenai aturan dalam berumah tangga dan masih belum labil dalam mengelola emosi. Sehingga terdapat dua pandangan yang dilihat oleh masyarakat yaitu pandangan negatif dan positif, pendapat yang negatif pada masyarakat itu tidak ada keharmonisan dalam rumah tangga, sulit menyesuaikan diri kepada masyarakat, kurangnya pengetahuan dalam membina rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah. Sedangkan pandangan positif masyarakat melihat bahwa mereka yang menikah di usia muda bisa jauh dari penyimpangan perilaku, terhindarnya dari perbuatan maksiat, dan tidak ikut dalam pergaulan yang kurang baik. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan muda yaitu karena faktor budaya dan keluarga serta faktor ekonomi. Dari faktor ekonomi, suami tidak bisa menafkahi karena tidak bekerja atau bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak seberapa. Dilihat dari sisi budaya dan keluaga, pernikahan usia muda akan berdampak pada perceraian.
Kata Kunci : Perspektif Masyarakat, Faktor Nikah Muda, Perceraian
This research uses a descriptive qualitative research method with a case study approach, focusing on community perspectives and the factors that contribute to early marriage and its impact on divorce. The theory used in this study is the theory interaksionisme simbolik by George Herbert Mead. The results show that the community's perspective on early marriage is that it is a marriage undertaken by individuals who do not yet understand the rules of marriage and are still unstable in managing their emotions. Therefore, there are two views seen by the community: a negative and a positive view. The negative view in society is that there is a lack of harmony in the household, difficulty adapting to society, and a lack of knowledge in building a harmonious, loving, and compassionate household. Meanwhile, a positive societal perspective suggests that those who marry at a young age can avoid deviant behavior, avoid immoral behavior, and avoid engaging in unhealthy social interactions. Factors contributing to early marriage include cultural, family, and economic factors. Economically, husbands are unable to provide for their children due to unemployment or odd jobs with meager earnings. From a cultural and family perspective, early marriage can lead to divorce and infidelity. Keywords: Societal Perspective, Early Marriage Factors, Divorce
PERNIKAHAN USIA MUDA STUDI PADA MASYARAKAT KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA (saprina, 2014)
REGRESI COX WEIBULL UNTUK MENGIDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROSES GUGATAN PERCERAIAN DI BANDA ACEH (Jarina, 2015)
PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PERCERAIAN DI ACEH (AFZAL, 2020)
PERCERAIAN TERHADAP PERKAWINAN SIRI (SUATU PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH NAGAN RAYA) (Azaman Kifli, 2024)
MODEL KOMUNIKASI KELUARGA DAN PENGARUHNYA TERHADAP NIKAH MUDA DI GAYO LUES (STUDI KASUS KECAMATAN BLANG JERANGO KABUPATEN GAYO LUES) (Putra Angkasan, 2018)