ANALISIS KORELASI ANTARA SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) DAN KEDALAMAN LAPISAN CAMPURAN (MLD) PADA MUSIM MONSUN DI TELUK BENGGALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KORELASI ANTARA SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) DAN KEDALAMAN LAPISAN CAMPURAN (MLD) PADA MUSIM MONSUN DI TELUK BENGGALA


Pengarang

RANIA AMIRA ZAHRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syamsul Rizal - 196101221987031003 - Dosen Pembimbing I
Muhammad - 202601196012311001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2211101010101

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


Sea Surface Temperature (SST) dan Mixed Layer Depth (MLD) merupakan parameter oseanografi yang berperan penting dalam menggambarkan dinamika perairan laut di Teluk Benggala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara SST dan MLD pada beberapa stasiun pengamatan di Teluk Benggala selama periode pengamatan. Data yang digunakan diperoleh dari Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) dan dianalisis melalui pengolahan data oseanografi, visualisasi grafik, serta uji statistik dan korelasi untuk mengetahui pola hubungan antara kedua parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SST dan MLD mengalami variasi pada setiap stasiun pengamatan yang dipengaruhi oleh kondisi oseanografi dan dinamika monsun. Nilai SST berada pada kisaran 21,703-31,153 °C, sedangkan MLD berkisar antara 10,529-29,450 m. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif antara SST dan MLD pada seluruh stasiun, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,272 pada Stasiun 1, -0,454 pada Stasiun 2, dan -0,344 pada Stasiun 3, serta seluruh nilai p-value < 0,05. Hubungan antara kedua parameter menunjukkan adanya keterkaitan antara perubahan suhu permukaan laut dan kedalaman lapisan campuran di wilayah penelitian sehingga dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik dinamika oseanografi di Teluk Benggala.

Kata Kunci: Sea Surface Temperature, Mixed Layer Depth, Teluk Benggala, monsun, oseanografi.

Sea Surface Temperature (SST) and Mixed Layer Depth (MLD) are important oceanographic parameters that play a significant role in describing marine dynamics in the Bay of Bengal. This study aimed to analyze the relationship between SST and MLD at several observation stations in the Bay of Bengal during the observation period. The data used were obtained from the Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) and analyzed through oceanographic data processing, graphical visualization, as well as statistical and correlation analyses to determine the relationship patterns between the two parameters. The results showed that SST and MLD values varied at each observation station due to oceanographic conditions and monsoon dynamics. SST values ranged from 21.703-31.153 °C, while MLD values ranged from 10.529-29.450 m. Pearson correlation analysis showed a negative relationship between SST and MLD at all stations, with correlation coefficients of -0.272 at Station 1, -0.454 at Station 2, and -0.344 at Station 3, with all p-values < 0.05. The relationship between these two parameters indicates a linkage between changes in sea surface temperature and mixed layer depth in the study area, providing an overview of the oceanographic dynamics characteristics in the Bay of Bengal. Keywords: Sea Surface Temperature, Mixed Layer Depth, Bay of Bengal, monsoon, oceanography.

Citation



    SERVICES DESK