Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA AYAH DAN ANAK DALAM MEMUTUS RANTAI FATHERLESS PADA ERA DIGITAL DI BANDA ACEH
Pengarang
RAYYA FIZA INDRIA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nur Anisah - 197801192009122003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2210102010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Ilmu Komunikasi., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini berjudul 'Peran Komunikasi Interpersonal Antara Ayah dan Anak dalam Memutuskan Rantai-Rantaian Ketidakbapakan di Era Digital di Banda Aceh, 'bertujuan untuk menyelidiki pentingnya komunikasi interpersonal antara ayah dan anak dalam mengatasi fenomena tanpa ayah dalam era digital di Banda Aceh. Studi ini menyoroti bahwa Indonesia, khususnya Banda Aceh, menghadapi tantangan dengan tidak menjadi ayah, di mana peran ayah sering berkurang atau tidak sepenuhnya dirasakan oleh anak-anak, meskipun ada fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami secara mendalam pengalaman dan persepsi ayah dan anak-anak mengenai komunikasi interpersonal dalam konteks tanpa ayah. Ini berfokus pada bagaimana komunikasi yang efektif dapat mengurangi dampak negatif dari sosok ayah yang absen, yang dapat menyebabkan masalah psikologis, ketidakstabilan emosional, dan masalah perilaku pada anak-anak. Temuan utama menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal sangat penting untuk membangun kedekatan emosional, menumbuhkan kepercayaan, dan menyediakan ruang yang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri. Ayah diharapkan untuk memenuhi berbagai peran selain hanya menyediakan secara finansial, termasuk kepemimpinan, bimbingan, perlindungan, dan dukungan emosional. Di era digital, ayah juga harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi, bertindak sebagai mediator untuk membantu anak-anak menavigasi konten digital dengan bijak. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan peran seorang ayah bukan hanya kehadiran fisik tetapi bergantung pada kualitas hubungan emosional yang dibangun melalui komunikasi yang konsisten dan empatik, yang sangat penting untuk mencegah kekurangan peran ayah.
This research entitled 'The Role of Interpersonal Communication Between Fathers and Children in Breaking the Chains of Fatherlessness in the Digital Era in Banda Aceh', aims to investigate the importance of interpersonal communication between fathers and children in overcoming the phenomenon of fatherlessness in the digital era in Banda Aceh. The study highlights that Indonesia, particularly Banda Aceh, faces challenges with not being a father, where the role of fatherhood is often reduced or not fully felt by children, despite the presence of physicality. This study uses a qualitative descriptive approach to deeply understand the experiences and perceptions of fathers and children regarding interpersonal communication in a fatherless context. It focuses on how effective communication can reduce the negative impact of an absent father figure, which can lead to psychological problems, emotional instability, and behavioral problems in children. Key findings suggest that interpersonal communication is essential for building emotional closeness, fostering trust, and providing a safe space for children to express themselves. Fathers are expected to fulfill a variety of roles beyond just providing financially, including leadership, guidance, protection, and emotional support. In the digital age, fathers must also adapt to technological advancements, acting as mediators to help children navigate digital content wisely. The study concludes that the success of a father's role is not just physical presence but depends on the quality of emotional relationships built through consistent and empathetic communication, which is crucial to prevent the lack of a father's role.
ANALISIS GAYA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI GAMPONG LAMLAGANG KOTA BANDA ACEH (Ade Afra Helma, 2025)
PENGARUH FATHERLESS TERHADAP KEINGINAN DALAM MEMBANGUN RUMAH TANGGA PADA MAHASISWI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Nadin Mikaila, 2026)
EVEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DENGAN ANAK AUTIS DI BIRO PSIKOLOGI PSIKODINAMIKA BANDA ACEH (Wahyuni, 2020)
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL IBU DAN ANAK DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN INTERPERSONAL (STUDI PADA WANITA KARIER DI BKK KELAS I BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN (Khairunnisa, 2025)
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANAK DENGAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM RUMAH TANGGA DI KOTA MEDAN (WINDA ZAYADMA SURBAKTI, 2025)