Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UPAYA SATPOL PP/WILAYATUL HISBAH DALAM PENCEGAHAN PELANGGARAN SYARIAT ISLAM DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Alia Nursaifa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ruslan - 197602032003121001 - Dosen Pembimbing I
Yusrijal Abdar - 199203202021021101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2206101010075
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Alia Nursaifa. 2026. Upaya Satuan Polisi Pamong Praja/Wilayatul Hisbah dalam Pencegahan Pelanggaran Syariat Islam di Kota Banda Aceh. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan bapak: Dr. Ruslan, S.Pd., M.Ed. dan Bapak: Yusrijal Abdar, S.Pd., M.H.
Pelanggaran syariat Islam masih menjadi permasalahan di Kota Banda Aceh. Meskipun berbagai upaya pencegahan telah dilakukan oleh Satpol PP/WH, pelanggaran seperti busana tidak sesuai syariat, ikhtilat, dan khalwat masih ditemukan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis upaya Satpol PP/Wilayatul Hisbah dalam melakukan pencegahan pelanggaran syariat Islam di Kota Banda Aceh, 2) Mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya, 3) Mengetahui persepsi masyarakat terhadap upaya tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya pencegahan pelanggaran syariat Islam dilakukan melalui patroli, sosialisasi, edukasi, pembinaan, dan kerja sama dengan berbagai pihak. 2)Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya serta rendahnya kesadaran masyarakat dan pengawasan keluarga. 3) Persepsi Masyarakat Terhadap Satpol PP/Wilayatul Hisbah positif karena dapat meningkatkan kesadaran dan mengurangi pelanggaran syariat Islam. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Satpol PP/Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh telah melakukan pencegahan pelanggaran syariat Islam melalui patroli, sosialisasi, edukasi, dan pembinaan. 2) Upaya tersebut masih menghadapi kendala berupa tantangan sumber daya, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kurangnya pengawasan keluarga. 3) Masyarakat umumnya memberikan persepsi positif karena upaya tersebut dinilai dapat meningkatkan kesadaran dan mengurangi pelanggaran syariat Islam. saran pada penelitian ini adalah (1) Satpol PP/Wilayatul Hisbah perlu meningkatkan sosialisasi, edukasi, dan pembinaan kepada masyarakat. 2) Pemerintah daerah perlu mendukung dengan penyediaan personel, sarana prasarana, dan anggaran yang memadai. 3) Masyarakat dan keluarga diharapkan lebih aktif dalam pengawasan dan pembinaan. 4) Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini dengan mengkaji topik maysir yang mengarah pada judi online dan masalah khalwat dan ikhtilat dengan cakupan wilayah yang lebih luas.
Kata Kunci: Satpol PP/Wilayatul Hisbah, peran, pelanggar syariat Islam.
Alia Nursaifa. 2026. The Efforts of the Civil Service Police Unit/Wilayatul Hisbah in Preventing Violations of Islamic Sharia in Banda Aceh City. [Skripsi, Syiah Kuala University]. Under direction of Dr. Ruslan, S.Pd., M.Ed. and Yusrijal Abdar, S.Pd., M.H. Violations of Islamic law remain a problem in Banda Aceh City. Although various prevention efforts have been carried out by the Satpol PP/WH, violations such as inappropriate clothing, ikhtilat, and khalwat are still found. Therefore, continuous efforts are needed to increase public awareness and compliance with Islamic law. This study aims to: 1) Analyze the efforts of Satpol PP/Wilayatul Hisbah in preventing violations of Islamic law in Banda Aceh City, 2) Identify challenges faced in its implementation, 3) Determine public perceptions of these efforts. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques were carried out through interviews and documentation. The results of the study indicate that: 1) Efforts to prevent violations of Islamic law are carried out through patrols, socialization, education, guidance, and cooperation with various parties. 2) Challenges faced include limited resources and low public awareness and family supervision. 3) Public perception of Satpol PP/Wilayatul Hisbah is positive because it can increase awareness and reduce violations of Islamic law. The conclusion of this study shows that (1) the Satpol PP/Wilayatul Hisbah of Banda Aceh City has prevented violations of Islamic law through patrols, outreach, education, and guidance. 2) These efforts still face obstacles in the form of resource challenges, low public awareness, and a lack of family supervision. 3) The public generally gives a positive perception because these efforts are considered to be able to increase awareness and reduce violations of Islamic law. The suggestions in this study are: (1) Satpol PP/Wilayatul Hisbah needs to increase outreach, education, and guidance to the community. 2) The local government needs to support by providing adequate personnel, infrastructure, and budget. 3) The community and families are expected to be more active in supervision and guidance. 4) Future researchers are expected to continue this research by examining the topic of maysir leading to online gambling and the problems of khalwat and ikhtilat with a wider area coverage. Keywords: Satpol PP/Wilayatul Hisbah, role, violations of Islamic Sharia, prevention.
UPAYA WILAYATUL HISBAH (WH) KOTA BANDA ACEH DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERSYARIAT ISLAM BAGI REMAJA DI KOTA BANDA ACEH (Rizki Amalia, 2016)
PERAN WILAYATUL HISBAH DALAM MENINGKATKAN PELAKSANAAN SYARIAT ISLAM DI KOTA LANGSA (Zulkifli Ab, 2018)
UPAYA WILAYATUL HISBAH MENANGGULANGI PELANGGARAN TIDAK BERBUSANA ISLAMI MELALUI PATROLI RNDI KOTA BANDA ACEH (ANIS SAPUTRA, 2014)
EFEKTIVITAS PENERAPAN HUKUM CAMBUK DI KOTA BANDA ACEH (Aldi Rivansyah, 2018)
PERAN DINAS SYARIAT ISLAM DALAM MENGATASI PELANGGARAN IKHTILATH DI KOTA BANDA ACEH (Eka Maisarah, 2019)