PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA TAMBAK UDANG VANAME DI DESA DEAH MAMPLAN, KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA TAMBAK UDANG VANAME DI DESA DEAH MAMPLAN, KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

MUHAMMAD FURQAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Monalisa - 197702022008122001 - Dosen Pembimbing I
Noratun Juliaviani - 198906092021022101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105102010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Agribisnis (S1)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat modal sosial yang dimiliki petambak udang vaname serta pengaruhnya terhadap pengembangan usaha tambak di Desa Deah Mamplan, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2025 dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 30 petambak, dan seluruh populasi dijadikan responden (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan regresi logistik ordinal dengan bantuan SPSS.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa seluruh dimensi modal sosial berada dalam kategori tinggi, dengan nilai rata-rata: Jaringan Sosial 2,35, Timbal Balik 2,41, Kepercayaan 2,37, Norma Sosial 2,51, dan Nilai Sosial 2,41 (skala 1–3). Hal ini mengindikasikan bahwa komunitas petambak memiliki ikatan sosial, norma, dan nilai kebersamaan yang kuat. Hasil uji serempak menunjukkan bahwa secara simultan kelima dimensi modal sosial berpengaruh signifikan terhadap pengembangan usaha (Sig. = 0,034). Secara parsial, hanya variabel Jaringan Sosial yang berpengaruh signifikan positif terhadap pengembangan usaha (Sig. = 0,023), sedangkan Timbal Balik (0,935), Kepercayaan (0,511), Norma (0,252), dan Nilai Sosial (0,087) tidak berpengaruh signifikan secara individu.
Kesimpulan penelitian ini adalah modal sosial secara keseluruhan berperan penting dalam pengembangan usaha tambak udang vaname, namun dimensi jaringan sosial merupakan faktor yang paling dominan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan jaringan sosial petambak melalui pembentukan kelompok usaha bersama, koperasi, dan forum komunikasi antar petambak untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha secara kolektif.
Kata Kunci: Modal Sosial, Jaringan Sosial, Pengembangan Usaha, Tambak Udang Vaname, Regresi Logistik Ordinal

This study aims to analyze the level of social capital owned by vaname shrimp farmers and its influence on the development of shrimp farming businesses in Deah Mamplan Village, Aceh Besar Regency. The research was conducted from November to December 2025 using a survey method. The study population consisted of 30 farmers, and the entire population was used as respondents (census). Data were collected through questionnaires and analyzed descriptively as well as using ordinal logistic regression with the help of SPSS. Descriptive analysis results show that all dimensions of social capital fall into the high category, with average values: Social Network 2.35, Reciprocity 2.41, Trust 2.37, Social Norms 2.51, and Social Values 2.41 (scale 1–3). This indicates that the farming community has strong social bonds, norms, and a sense of togetherness. The joint test results show that simultaneously, all five dimensions of social capital have a significant influence on development.

Citation



    SERVICES DESK