ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENERAPAN GREEN CONTRUCTIONRNPADA PELAKSANAAN PROYEK JALAN DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENERAPAN GREEN CONTRUCTIONRNPADA PELAKSANAAN PROYEK JALAN DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

TEUKU AHSANUL QASAS - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Anita Rauzana - 198006202008122004 - Dosen Pembimbing I
Yusria Darma - 197301301999031002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2204101010066

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Sipil., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembangunan jalan berperan penting dalam meningkatkan konektivitas
antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Dibandingkan jenis
konstruksi lainnya, proyek jalan memiliki cakupan area yang lebih luas sehingga
memerlukan penggunaan material, energi, air, dan alat berat dalam jumlah besar
serta berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang lebih signifikan, seperti
emisi karbon dan limbah konstruksi. Oleh karena itu, penerapan Green Contruction
menjadi penting untuk mendukung pelaksanaan konstruksi yang lebih ramah
lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktorfaktor yang memengaruhi penerapan Green Contruction serta menentukan faktor
yang paling dominan pada pelaksanaan proyek jalan di Kota Banda Aceh.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui
kuesioner kepada kontraktor pelaksana proyek jalan. Data dianalisis menggunakan
SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis statistik deskriptif
berdasarkan nilai mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor
berperan dalam penerapan Green Contruction. Faktor Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (K3) menjadi faktor paling dominan dengan nilai mean 4,424, diikuti
Pengendalian Dampak Lingkungan (4,000), Efisiensi Energi dan Sumber Daya
(3,871), Pengelolaan Limbah Konstruksi (3,806), serta Pemanfaatan Material
Ramah Lingkungan (3,741). Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi para
pemangku kepentingan dalam meningkatkan penerapan Green Contruction pada
proyek jalan.

Road contruction is essential for improving regional connectivity and supporting economic growth. However, because road projects extend over large areas and require substantial amounts of materials, energy, water, and heavy equipment, they often generate considerable environmental impacts, including carbon emissions and contruction waste. For this reason, the implementation of Green Contruction has become increasingly important in road infrastructure projects. This study aims to identify the factors affecting the implementation of Green Contruction and to determine the most influential factor in road contruction projects in Banda Aceh. A quantitative approach was adopted by distributing questionnaires to road contractors. The data were analyzed using SPSS through validity and reliability tests, followed by descriptive statistical analysis based on mean values. The findings indicate that all identified factors contribute to the implementation of Green Contruction. Occupational Health and Safety (OHS) emerged as the most influential factor, with a mean score of 4.424, followed by Environmental Impact Control (4.000), Energy and Resource Efficiency (3.871), Contruction Waste Management (3.806), and the Use of Environmentally Friendly Materials (3.741). These findings provide practical insights for improving the implementation of Green Contruction in future road contruction projects.

Citation



    SERVICES DESK