Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN GEDUNG OLAHRAGA SERBAGUNA DI BANDA ACEH
Pengarang
SANTIA VARISSA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Irzaidi - 196311301994121001 - Dosen Pembimbing I
Mirza Fuady - 197002242008121002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2204104010089
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
725.804 3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perancangan Gedung Olahraga Serbaguna di Banda Aceh dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan fasilitas olahraga yang representatif, fleksibel, dan mampu mengakomodasi berbagai jenis kegiatan olahraga dalam satu wadah. Kota Banda Aceh sebagai salah satu pusat aktivitas di Provinsi Aceh memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor olahraga, baik untuk kegiatan rekreasi, pendidikan, maupun kompetisi. Namun, keterbatasan fasilitas olahraga yang memadai dan terintegrasi menjadi salah satu kendala dalam mendukung aktivitas tersebut. Oleh karena itu, diperlukan suatu perancangan gedung olahraga serbaguna yang mampu menjawab kebutuhan tersebut secara optimal.
Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menghasilkan desain gedung olahraga serbaguna yang mampu mewadahi berbagai jenis olahraga seperti bulu tangkis, bola voli, bola basket, dan tenis dalam satu bangunan yang terintegrasi, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna baik atlet, pengelola, maupun penonton. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan ini adalah pendekatan arsitektur fungsional dengan mempertimbangkan aspek fleksibilitas ruang, efisiensi sirkulasi, serta kenyamanan termal dan visual. Selain itu, perancangan juga mempertimbangkan aspek kontekstual terhadap lingkungan sekitar serta penerapan elemen arsitektur yang mencerminkan identitas lokal. Metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi studi literatur, studi preseden, analisis tapak, serta analisis kebutuhan ruang. Studi literatur dilakukan untuk memahami standar perancangan gedung olahraga, sementara studi preseden digunakan sebagai referensi dalam menentukan konsep desain. Analisis tapak dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dan kendala lokasi perancangan yang berada di kawasan Banda Aceh, sedangkan analisis kebutuhan ruang digunakan untuk menentukan program ruang yang sesuai dengan fungsi bangunan.
Hasil dari perancangan ini berupa desain gedung olahraga serbaguna dengan konsep bentuk yang dinamis dan adaptif, yang diwujudkan melalui penggunaan struktur bentang lebar berupa space frame pada atap dome dan kombinasi atap bergelombang. Tata ruang dirancang dengan sistem zonasi yang jelas, meliputi zona publik, semi publik, privat, dan servis, sehingga mampu menciptakan sirkulasi yang efektif dan terpisah antara pengguna. Arena utama dirancang sebagai pusat aktivitas dengan tribun penonton yang mampu menampung kapasitas besar, serta didukung oleh fasilitas penunjang seperti ruang ganti, area komersial, dan area pengelola.
Kata Kunci : Gedung Olahraga Serbaguna, Banda Aceh, Arsitektur Fungsional, Fleksibilitas Ruang, Space Frame
The design of a Multipurpose Sports Hall in Banda Aceh is motivated by the community’s need for a representative, flexible, and integrated sports facility capable of accommodating various types of sports activities within a single building. Banda Aceh, as one of the main activity centers in Aceh Province, has significant potential in the development of the sports sector, both for recreational, educational, and competitive purposes. However, the lack of adequate and integrated sports facilities has become a major constraint in supporting these activities. Therefore, a well-designed multipurpose sports hall is required to address these needs effectively. The objective of this design is to produce a multipurpose sports building that can accommodate various sports such as badminton, volleyball, basketball, and tennis within a single integrated space, while providing comfort for users including athletes, managers, and spectators. The design approach applied in this project is a functional architectural approach, emphasizing spatial flexibility, circulation efficiency, as well as thermal and visual comfort. In addition, the design also considers contextual aspects related to the surrounding environment and incorporates architectural elements that reflect local identity. The methods used in this design process include literature studies, precedent studies, site analysis, and space requirement analysis. Literature studies are conducted to understand the standards of sports building design, while precedent studies provide references for determining the design concept. Site analysis is carried out to identify the potentials and constraints of the selected location in Banda Aceh, and space requirement analysis is used to define an appropriate spatial program based on the building’s functions. The result of this design is a multipurpose sports hall featuring a dynamic and adaptive form, achieved through the use of wide-span structural systems such as a space frame for the dome roof combined with a wave-shaped roof. The spatial organization is arranged based on a clear zoning system, including public, semi-public, private, and service areas, ensuring efficient and well-separated circulation for different user groups. The main arena is designed as the central activity space, complemented by spectator tribunes with large capacity and supported by facilities such as changing rooms, commercial areas, and management offices. Keywords : Multipurpose Sports Hall, Banda Aceh, Functional Architecture, Spatial Flexibility, Space Frame.
BIREUEN SPORTS CENTER (Fitri Muliani, 2017)
PERANCANGAN GEDUNG OLAHRAGA SERBAGUNA DI BANDA ACEH (SANTIA VARISSA, 2026)
PERANCANGAN GEDUNG SERBAGUNA DI SUBULUSSALAM (Rizqie Assingkily, 2024)
SPORTS MALL DI BANDA ACEH (TEMA: ARSITEKTUR POST MODERN) (Ade Sabrina, 2024)
PERANCANGAN FUTSAL TRAINING CENTER DI BANDA ACEH (MOEHAMMAD WAFI HAIKAL RD, 2026)